Artikel Ilmiah : A1C009056 a.n. RAIF KADAFI

Kembali Update Delete

NIMA1C009056
NamamhsRAIF KADAFI
Judul ArtikelKONTRIBUSI PENERIMAAN USAHATANI KACANG TANAH LAHAN TADAH HUJAN TERHADAP PENERIMAAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN SOMAGEDE KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peranan komoditas palawija dirasakan sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan penerimaan rumah tangga, salah satu komoditas palawija yang dibudidayakan di Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas adalah kacang tanah. Usahatani kacang tanah di Kecamatan Somagede dilakukan pada lahan tadah hujan. Usahatani kacang tanah lahan tadah hujan di Kecamatan Somagede dirasakan belum optimal, meski demikian masyarakat menjadikan komoditas tersebut sebagai salah satu sumber penerimaan rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya biaya produksi, penerimaan, pendapatan, tingkat efisiensi, BEP, dan mengetahui perubahan pendapatan petani bila terjadi perubahan harga produk dan biaya produksi (biaya pupuk) serta mengetahui besarnya kontribusi penerimaan usahatani kacang tanah di lahan tadah hujan terhadap penerimaan rumah tangga petani di Kecamatan Somagede. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Rancangan pengambilan responden menggunakan metode sensus. Pengambilan data dilaksanakan mulai 15 September sampai 20 Oktober 2014 pada petani kacang tanah lahan tadah hujan di Desa Plana dan Sokawera Kecamatan Somagede. Jumlah petani responden dalam penelitian sebanyak 61 orang. Data dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, R/C, BEP, penerimaan rumah tangga, kontribusi penerimaan usahatani kacang tanah terhadap penerimaan rumah tangga dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi usahatani kacang tanah per ha sebesar Rp6.468.425,00, penerimaan sebesar Rp12.674.725,00, dan pendapatan sebesar Rp6.206.300,00. Besarnya R/C adalah 1,95 atau sudah lebih besar dari 1 yang berati usahatani kacang tanah lahan tadah hujan di Kecamatan Somagede sudah efisien. BEP volume produksi sebesar 148,71 kg dan BEP penerimaan sebesar Rp1.604.924,00. Rata-rata penerimaan total rumah tangga petani sebesar Rp4.181.141,00, dan besarnya kontribusi penerimaan usahatani kacang tanah terhadap penerimaan rumah tangga petani adalah 44,42 persen. Jumlah pendapatan petani apabila harga jual kacang tanah turun 10 persen adalah Rp2.173.083,00, apabila turun 20 persen, jumlah pendapatan sebesar Rp1.615.395,00, dan penurunan 30 persen diperoleh pendapatan sebesar Rp1.057.707,00, sedangkan bila biaya pupuk naik 10 persen diperoleh pendapatan sebesar Rp2.691.267,00, bila naik 20 persen, jumlah pendapatan sebesar Rp2.656.598,00, dan kenaikan 30 persen diperoleh pendapatan sebesar Rp2.621.928,00.
Abtrak (Bhs. Inggris)The role of commodity crops to be especially important in the effort to increase household revenues, one of the commodity crops grown in the Somagede District Banyumas Regency is peanuts. Peanut farming in Somagede District did on rainfed land. Peanut farming in Somagede District has not been optimal, however the society makes these commodities as a source of household revenues. The purpose of this study was to know the cost of production, revenues, income, level of efficiency, BEP, and know changes farmer’s income in the event of changes in product prices and production costs (the cost of fertilizer) and know the contribution of peanut rainfed farm revenues against farmer’s households revenues in the Somagede District. The method used was a survey. The draft decision of the respondents using census method. Retrieval of data held from September 15 to October 20 2014 in peanut rainfed farmers in Plana village and Sokawera village in Somagede District. The number of farmer respondents in the study as many as 61 people. Data will be analyzed using analysis of costs, revenues, income, R/C, BEP, acceptance household, farm receipts peanut contribution to the household acceptance and sensitivity analysis.
The analysis showed that the average cost of production per hectare farming peanuts for Rp6.468.425,00, revenues of Rp12.674.725,00, and incomes of Rp6.206.300,00. The amount of R/C is 1.95 or already greater than 1 which means farming rainfed groundnut in District Somagede already efficient. BEP production volume amounted to 148,71 kg and BEP revenue of Rp1.604.924,00. The average total revenue amounted Rp4.181.141,00 farmer households, and the contribution of farm receipts against acceptance peanut farmer households was 44.42 percent. The number of farmers' income if the selling price fell 10 percent peanuts are Rp2.173.083,00, if dropped 20 percent, the amount of revenue of Rp1.615.395,00, and a 30 percent decline in revenue obtained by Rp1.057.707,00, whereas when rising fertilizer costs 10 percent earned revenues of Rp2.691.267,00, when rose 20 percent, the amount of revenue of Rp2.656.598,00, and a 30 percent increase in earned revenue of Rp2.621.928,00.
Kata kunciKontribusi, penerimaan, kacang tanah, lahan tadah hujan, contributions, revenues, peanuts, rainfed
Pembimbing 1Ir. Pudji Hastuti P., M.P.
Pembimbing 2Dr.rer.agr.Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc.Agr.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2015-02-14 09:34:51.646363
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.