Artikel Ilmiah : F1G011010 a.n. NOFI HIDAYANTI
| NIM | F1G011010 |
|---|---|
| Namamhs | NOFI HIDAYANTI |
| Judul Artikel | POTRET KETIDAKADILAN JENDER DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK SAIA KARYA DJENAR MAESA AYU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Potret Ketidakadilan Jender dalam Kumpulan Cerita Pendek SAIA karya Djenar Maesa Ayu”. Penelitian ini dilatarbelakangi pendapat bahwa pengarang pria dan perempuan memiliki perbedaan cara pandang dan pemikiran dalam menuliskan perempuan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keterkaitan antarunsur serta potret ketidakadilan jender yang dialami tokoh perempuan dalam kumpulan cerita pendek SAIA karya Djenar Maesa Ayu. Manfaat penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat memberikan sumbangan perkembangan keilmuan sastra, khususnya tentang jender, sedangkan secara praktis diharapkan dapat menjadi referensi untuk peneliti dan pembaca tentang ketidakadilan jender dalam kumpulan cerita pendek SAIA karya Djenar Maesa Ayu, baik akademis maupun non akademis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca, mencatat, dan mengumpulkan. Analisis data dilakukan dengan cara menganalisis, mendeskripsikan, dan menyimpulkan data-data yang telah diperoleh sesuai dengan fokus penelitian. Dari penelitian ini ditemukan bahwa kumpulan cerita pendek SAIA memiliki tokoh utama beberapa perempuan urban. Para tokoh perempuan tersebut memiliki berbagai permasalahan kehidupan yang berbeda. Permasalahan tersebut berhubungan dengan ketidakadilan jender yang terjadi di lingkungannya. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat diketahui bahwa tema yang digunakan ialah feminisme, yaitu perjuangan para tokoh utama dalam setiap cerita sebagai seorang perempuan untuk menyetarakan hak-haknya agar sederajat dengan laki-laki. Penarikan tema feminisme yang terdapat di dalam kumpulan cerita pendek SAIA ini diketahui melalui keterkaitan antar unsur karya sastra meliputi tokoh dan penokohan serta latar. Adapun ketidakadilan jender yang dialami oleh tokoh utama yang merupakan perempuan, ada lima amcam yaitu: ketidakadilan jender yang berupa subordinasi perempuan, marjinalisasi perempuan, stereotipe perempuan, kekerasan terhadap perempuan, dan beban kerja yang lebih banyak terhadap perempuan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is entitled “Potret Ketikdakadilan Jender dalam Kumpulan Cerita Pendek SAIA karya Djenar Maesa Ayu”. The background of this research is based on the opinion that both female and male authors have different perspective of writing about woman. This research aims at describing the relations among the elements and the portrayal of gender inequality depicted in the Short-Story Anthology of Djenar Maesa Ayu’s SAIA through its female characters. This research is theoretically expected to help developing the advancement of literary studies, particularly the gender studies, and practically it is expected to be the reference for the future researchers and the reader on the issue of Gender Inequality in the Short-Stroy Anthology of Djenar Maesa Ayu’s SAIA both for the academicians and non academicians. The research method employed is descriptive qualitative. The data collection is done by reading, note-taking and collecting techniques. The data analysis is done by analyzing, describing, and concluding the data that have been gained based on the focus of the research. Based on the research, it can be found that there are some urban female characters have different problems in their lives. Those problems are related to the gender inequality happening in their surroundings. Based on the research discussion, it can be seen that the theme is the short story anthology is feminism, namely in form of the main female characters’ struggle in each short story to build the gender equality as each woman has to have equal rights as men have with them. The feminism theme in the Short-Story Anthology of Djenar Maesa Ayu’s SAIA is concluded based on the relations of elements such as character and characterization and the setting of the short stories. Furthermore, the gender inequalities experienced by the female characters are found in five cases. Those are the women’s subordination, marginalized women, women’s stereotypes, violence against women, and women with more working load. |
| Kata kunci | Perempuan Urban, Feminisme, Ketidakadilan Jender. |
| Pembimbing 1 | Wiekandini Dyah Pandanwangi, M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dra. Sri Nani Hari Yanti, M.Hum |
| Pembimbing 3 | Drs. Bambang Lelono, M.Hum |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2015-02-12 14:42:49.812508 |