Artikel Ilmiah : A1L011052 a.n. FENI KARTIKA

Kembali Update Delete

NIMA1L011052
NamamhsFENI KARTIKA
Judul ArtikelKAJIAN STATUS HARA P PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN KALIBENING KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kandungan unsur hara P yaitu P-total dan P-tersedia tanah dan memetakan status hara P pada lahan sawah di Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara, serta mengetahui korelasi ketersediaan unsur hara P dengan produksi padi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei tanah pada Oktober-Desember 2014. Metode penentuan titik sampel dilakukan dengan purposive random sampling yaitu 1 sampai 2 sampel tiap luasan 250 ha. Hasil penelitian menunjukkan P total di daerah penelitian sangat tinggi, yaitu pada SLH LatII 154 mg/100 g, AluII 160 mg/100 g, GruIII 63 mg/100 g, LatIII 62 mg/100 g, AluV 192 mg/100 g, dan LatV 175 mg/100 g. Sebaran hara P tersedia dengan harkat sangat rendah terdapat pada SLH GruIII dan LatIII yaitu sebesar 4 ppm, sedangkan harkat sangat tinggi terdapat pada SLH LatII, AluII, AluV, dan LatV, yaitu masing-masing sebesar 15,5 ppm, 15,3 ppm, 19 ppm, dan 17 ppm. Pengaruh P total dan P tersedia dengan produksi padi tidak menunjukkan hubungan yang kuat, dengan masing-masing nilai r sebesar -0,323 dan -0,285.

Kata kunci: P total, P tersedia, produksi padi.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aim to know the soil total P and available P, map nutrient status P on paddy fields at Kalibening district Banjarnegara Regency, and to know the correlation between the available P and the paddy production. The research had been conducted using survey method since October up to December 2014. The determination of sample point used purposive random sampling, i.e 1 until 2 samples every 250 ha large. The result showed that the total P at the research area was very high, especially at SLH LatII 154 mg / 100 g, AluII 160 mg / 100 g, GruIII 63 mg / 100 g, LatIII 62 mg / 100 g, AluV 192 mg / 100 g, and LatV 175 mg / 100 g. The available P distribution with lowest degree located at SLH GruIII and LatIII was 4 ppm, whereas the highest degree located at SLH LatII, AluII, AluV, and LatV, i.e 15.5 ppm, 15.3 ppm, 19 ppm, and 17 ppm. The correlation between total P and avaliable P and production of paddy was not strong with r value i.e -0.323 and -0.285 respectively.

Key word: P total, available P, paddy production.
Kata kunciP total, P tersedia, produksi padi.
Pembimbing 1Ir. Begananda, M. S
Pembimbing 2Ir. Joko Maryanto, M. Si
Pembimbing 3-
Tahun2015
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2015-02-11 09:04:39.172199
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.