Artikel Ilmiah : F1A010016 a.n. SRI SULASI

Kembali Update Delete

NIMF1A010016
NamamhsSRI SULASI
Judul ArtikelPengaruh Keberadaan Industri Bulu Mata Palsu dan Konstruksi Sosial tentang Perempuan terhadap Beban Ganda Ibu Rumah Tangga yang menjadi Buruh di Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Industri bulu mata palsu merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Purbalingga, Jawa Tengah. Sejak tahun 1980 hingga sekarang terdapat sekitar 28 perusahaan bula mata dan rambut palsu dengan jumlah karyawan mencapai 15.698 orang. Dari sekian banyak perusahaan, terdapat beberapa perusahaan yang membuka cabang di desa-desa atau yang kerap disebut plasma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Keberadaan Industri Bulu Mata Palsu dan Konstruksi Sosial tentang Perempuan terhadap Beban Ganda Ibu Rumah Tangga yang menjadi Buruh di Plasma Desa Cendana Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian survei - eksplanatif. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 100 orang dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Metode analisis yang digunakan adalah tabel distribusi frekuensi, tabel silang bivariat, dan korelasi tau kendall β. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Tidak terdapat Pengaruh Keberadaan Industri Bulu Mata Palsu terhadap Beban Ganda Ibu Rumah Tangga yang menjadi Buruh di Plasma. (2). Tidak terdapat Pengaruh Konstruksi Sosial tentang Perempuan terhadap Beban Ganda Ibu Rumah Tangga yang menjadi Buruh di Plasma. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa memberi pengetahuan kepada keluarga yang istrinya menjadi buruh di plasma agar lebih memperhatikan beban yang diterima buruh tersebut dan berbagi pekerjaan untuk meringankan beban. Selain itu, penelitian ini juga bisa menjadi referensi untuk penelitian yang terkait agar memilih variabel lain yang memiliki persentase pengaruh yang lebih tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)False eyelashes industry is one of the rapidly growing industries in Purbalingga, Central Java. Since 1980 until now there are about 28 companies of false eyelashes and wigs by the number of employee reached 15.689 peoples. Of the many companies, there are several companies that open branches in villages called plasma. The purpose of this research was to determine the effect of the existence of false eyelash industry and the social construction of women against double burden housewife who became laborers in the plasma of Cendana, Kutasari, Purbalingga. The target of this research is a housewife who became laborers in the plasma. This research is an explanatory survey. The population of this research is 100 people with total sample of 80 people by using the Slovin’s formula with the standard error of five percent. The used sample of this research is using probability sampling techniques kind of simple random sampling. The analytical method used is the frequency distribution table, cross table bivariate and Kendall Tau β correlation.The result of this research indicates that (1). There is no influence on the presence of false eyelashes industry to double burden housewife who became laborers. (2). There is no influence on the social construction of women to double burden housewife who became laborers in the plasma.

Kata kunciIndustri Bulu Mata Palsu, Konstruksi Sosial, Beban Ganda.
Pembimbing 1Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si
Pembimbing 2Ratna Dewi, MA
Pembimbing 3Drs. Fx. Wardiyono, M.Si
Tahun2015
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2015-02-10 13:36:49.437166
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.