Artikel Ilmiah : A1M010051 a.n. RIZKI NUR FARIDA

Kembali Update Delete

NIMA1M010051
NamamhsRIZKI NUR FARIDA
Judul ArtikelKOMPARASI ASPEK TEKNOLOGIS DAN FINANSIAL PENGRAJIN GULA KELAPA KRISTAL; STUDI KASUS DI DESA BOJONG, ADIARSA DAN BRAKAS KABUPATEN PURBALINGGA.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Purbalingga merupakan salah satu daerah penghasil gula kelapa terbesar di Jawa Tengah selain Banyumas dan Banjarnegara. IKM gula kelapa di Purbalingga mencapai sekitar 18.197 unit. Sampai saat ini informasi penting yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan usaha tani seperti informasi tentang teknis pembuatan gula, total biaya produksi dan tingkat keuntungan usaha gula kelapa masih belum banyak diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi teknis, komponen biaya produksi, harga jual dan keuntungan gula kelapa kristal di Desa Bojong, Desa Adiarsa dan Desa Brakas.
Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat deskriptif komparatif. Metode yang digunakan adalah metode evaluasi. Usaha tani gula kelapa kristal yang dikaji di Kabupaten Purbalingga berjumlah tiga unit ditentukan secara purposive. Jenis data yang diambil adalah data primer dan data sekunder. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kondisi teknis, komponen biaya produksi, harga jual dan keuntungan. Hasil dari analisis teknis pengolahan gula kelapa kristal menunjukkan ketiga desa masih menggunakan laru organik.
Total biaya produksi gula kelapa kristal per hari di Desa Bojong, Adiarsa dan Brakas memiliki perbedaan berturut-turut sebesar Rp. 76.886,87, Rp. 74.533,20, dan Rp. 79.113,00, sedangkan untuk biaya produksi per kilogramnya berturut-turut sebesar Rp. 8.638,97, Rp. 9.089,41, dan Rp. 7.192,09. Harga jual gula kelapa kristal di Desa Bojong, Adiarsa, dan Brakas adalah Rp. 11.500,00. Berdasarkan harga jual tersebut didapatkan keuntungan per hari untuk Desa Bojong, Adiarsa, dan Brakas berturut-turut sebesar Rp. 25.463,13, Rp. 19.766,80, dan Rp. 47.387,00. Keuntungan per kilogram dari Desa Bojong, Adiarsa, dan Brakas berturut-turut sebesar Rp 2.861,03, Rp 2.410,59 dan Rp 4.307,91. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Secara umum kondisi teknis pengrajin gula kelapa kristal di Desa Bojong, Adiarsa dan Brakas sudah cukup baik, sehingga gula kelapa yang dihasilkan dapat dijual di pasaran dengan harga jual yang normal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Purbalingga district is the central of palm sugar in Central Java except Banyumas and Banjarnegara. Until now, the important information about sugar manifacturing, total cost, and profit that can be used by policymaker to improve the welfare of craftsmen is not widely known. The purposes of this study were to know about technical aspect, production cost, selling price and profit of crystal palm sugar in Bojong, Adiarsa, and Brakas Villages.
This study was a descriptive comparative case study. It used evaluation method. There were three chosen crystals palm sugar craftsmen which had been studied in Purbalingga, it was chosed purposively. This study used primary and secondary data. The observed variables in this study were technical conditions, production cost, selling price and profit. Result of technic analysis crystal palm sugar processing shows are three villages still use organic laru.
The results of technical analysis study of crystal palm sugar processing showed craftsmen in Bojong, Adiarsa, and Brakas Villages is good enough, so that the result of crystal palm sugar can be sold in a normal selling price. Total cost production of crystal palm sugar in Bojong, Adiarsa and Brakas Villages are Rp 76.886,87; Rp 74.533,20 and Rp 79.113,00 per day, while the cost production for every kilogram of crystal palm sugar were Rp 8.638,97; Rp 9.089,41; and Rp 7.192,09. The selling price of crystal palm sugar in Bojong, Adiarsa, and Brakas Villages are Rp 11.500,00. Profit for Bojong, Adiarsa, dan Brakas Villages were Rp 25.463,13; Rp 19.766,80 and Rp 47.387,00 per day. As for the profit for every kilogram, respectively were Rp 2.861,03; Rp 2.410,59 and Rp 4.307,91. The conclusion of this study is general technical conditions craftsmen coconut sugar crystals in Bojong, Adiarsa and Brakas is good enough, so the coconut sugar produced can be sold on the market at the normal selling price.
Kata kuncipengolahan gula kelapa kristal, biaya produksi, pendapatan usaha, Kabupaten Purbalingga
Pembimbing 1Dr. Ir. Tri Yanto, M.T
Pembimbing 2Ir. Sujiman, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2015-02-09 08:49:15.282324
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.