Artikel Ilmiah : A1M010055 a.n. MAYA AULIATUS SYAFIRA

Kembali Update Delete

NIMA1M010055
NamamhsMAYA AULIATUS SYAFIRA
Judul ArtikelPENGARUH JENIS KEMASAN TERHADAP KARAKTERISTIK DAN UMUR SIMPAN PANGAN DARURAT DARI TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG KEDELAI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia merupakan salah satu negara yang berpotensi mengalami bencana alam, baik karena faktor alam maupun kesalahan manusia. Pada saat kondisi darurat, bantuan yang sangat dibutuhkan korban adalah pangan. Bantuan pangan yang diberikan kepada korban bencana alam harus bersifat siap santap (ready to eat) sehingga memudahkan korban dalam mengkonsumsinya, juga harus dapat memenuhi kebutuhan energi harian manusia dalam keadaan darurat. Pangan darurat mudah rusak selama penyimpanan sehingga dibutuhkan pengemasan yang tepat untuk memperpanjang umur simpannya. Penelitian ini menggunakan bahan lokal yaitu tepung jangung dan tepung kedelai sebagai bahan bakunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk pangan darurat yang dapat diterima dan memenuhi standar pangan darurat dan menentukan jenis kemasan yang dapat mempertahankan kualitas pangan darurat sampai waktu penyimpanan yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pangan darurat yang dikemas dengan menggunakan oriented polipropilen (OPP) selama 16 hari masih layak dikonsumsi. Adapun kandungan gizi sebagai berikut, kadar protein total 16,03%, kadar lemak 17,59%, dan kadar karbohidrat (by difference) sebesar 56,51%, serta total mikroba sebesar 4,99 koloni/g. Sifat sensori meliputi tekstur dengan skor 4,4 (cukup remah), cita rasa 4,03 (cukup enak), dan kesukaan 4 (cukup suka). Oriented polipropilen (OPP) merupakan bahan pengemas yang dapat mempertahankan kualitas pangan darurat sampai waktu penyimpanan yang maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia is one country that is potentially affected by disasters, either due to natural factors and human error. At the time of an emergency, the help which most needed is food. Food assistance provided to victims of natural disasters should be ready to eat so as to facilitate the victim in taking it. Emergency food must be able to fulfill the daily energy needs of humans in emergencies. Emergency food have a short shelf life so that it takes proper packaging to extend shelf life. This study uses local ingredients are corn flour and soy flour. The purpose of this study is to produce an acceptable and fulfill the standards of emergency food and determine the type of packaging that can maintain the quality of emergency food to the maximum shelf life. The results showed that the best product in this research is an emergency food packaged with oriented polypropylene (P3) on the shelf life to 16 (D4) with a nutrient content of total protein content of 16.03%, 17.59% fat, and carbohydrate (by difference) amounted to 56.51%, and 4.99 for total microbial koloni/g, as well as sensory properties include texture with a score of 4.4 (quite crumbs), the taste of 4.03 (fairly good), and preferences 4 (quite like). The oriented polypropylene (OPP) is a packaging material that can maintain the quality of emergency food to the maximum shelf life.
Kata kuncipangan darurat, tepung jagung, tepung kedelai, jenis kemasan, umur simpan
Pembimbing 1Dr. Nur Aini, S.TP., M.P
Pembimbing 2Dr. Ir. V. Prihanato, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2015-01-22 15:47:52.707522
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.