Artikel Ilmiah : H1D009013 a.n. RESTI WAHYUNINGTYAS

Kembali Update Delete

NIMH1D009013
NamamhsRESTI WAHYUNINGTYAS
Judul ArtikelPengaruh Penambahan Pin Terhadap Kuat Lekat Tulangan Bambu Apus Pada Beton Mutu K-175
Abstrak (Bhs. Indonesia) Beton merupakan bahan bangunan yang banyak digunakan dalam bidang konstruksi karena kekuatannya yang tinggi dalam menahan beban tekan. Namun, beton memiliki kelemahan dalam menahan beban tariknya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pada umumnya digunakan baja tulangan untuk dikompositkan dengan beton. Baja tulangan yang memiliki massa cukup besar membuatnya memberikan kontribusi beban yang cukup besar terhadap konstruksi. Selain itu, bahan tambang yang digunakan untuk pembuatan baja tulanganpun dikhawatirkan akan mengalami kelangkaan apabila pembangunan kedepan semakin berkembang. Akibatnya biaya pembangunan pun akan semakin mahal. Untuk itu digunakanlah bambu sebagai bahan alternatif penganti tulangan baja. Bambu dianggap relatif ringan serta memiliki kekuatan tarik yang dapat disetarakan dengan baja. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kekurangan bambu ialah terjadinya kembang dan susut bambu. Hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya lekatan apabila dikompositkan dengan beton.
Pada penelitian ini kelemahan bambu diminimalisir dengan penggunaan pin dari kawat baja yang digunakan sebagai penahan lekatan saat terjadinya penyusutan tulangan bambu. Perilaku pin baja diketahui dengan membandingan benda uji yang diberi pin dan benda uji yang tidak diberi pin serta dilakban. Variable yang diteliti ialah diameter tulangan bambu, jumlah pin, dan jarak pin. Pengujian yang dilakukan ialah pengujian pull-out dengan benda uji silinder berdiameter 12 cm. Pendekatan analisis dilakukan sebagai kontrol dengan penyetaraan dimensi bambu dengan diameter tulangan baja 6 mm dan 8 mm, sedangkan jumlah pin yang digunakan ialah variasi pin 0, pin 2, pin 3 dan pin 4.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio benda uji pull-out tulangan baja diameter 6 mm dan benda uji pull-out bambu dengan variasi diameter 0,2,3 dan 4 berturut-turut sebesar 0,076; 0,456; 0,637 dan 0,871, sedangkan rasio benda uji pull-out tulangan baja diameter 8 mm dan benda uji pull-out bambu dengan variasi diameter 0,2,3 dan 4 berturut-turut sebesar 0,142; 0,567; 0,986 dan 1,277. Berdasarkan rasio tersebut dapat simpulkan bahwa tulangan bambu setara baja diameter 6 mm (BB1) dan tulangan baja setara diameter 8 mm (BB2) yang menggunakan pin sebanyak 4 buah dapat disetarakan kapasitasnya terhadap baja dengan masing-masing diameter.
Abtrak (Bhs. Inggris)Concrete is a building material which mostly used in construction because of its high strength resist compressive loads. However, concrete has a weakness in its load bearing. To anticipate this, the composite of steel reinforcement and concrete is generally used. Steel reinforcement that has a fairly large mass makes it contributes substantially to the burden of construction. In addition, the minerals used to manufacture reinforcing steel was feared could be rare if future development is growing. As a result, the cost of construction would be more expensive. So that bamboo is used as an alternative substitute for steel reinforcement. Bamboo is considered relatively mild and has a tensile strength that can be compared with steel. Based on previous research, a weakness of bamboo is its expand and shrinkage. This can causes the loss of coherency when composited with concrete.
In this research, the weaknesses of bamboo is minimalized by the use of bamboo pins of steel wire which used as a retaining adhesion during the shrinkage of bamboo. Steel pin behavior known by comparing the given pins sample with not given and covering pin sample. The variables that studied were diameter of the bamboo, the number of pins, and a pin. This reaserch is used pull-out test with 12 cm diameters of cylinder as its sample. Analysis was performed as a control to equalize the dimensions of bamboo with a diameter of 6 mm steel and 8 mm, while the number of pins used are variations pin 0, pin 2, pin 3 and pin 4.
The results of this study indicate that the ratio of the pull-out test specimens of steel reinforcement diameter 6 mm and a pull-out test piece of bamboo with variation of 0,2,3 and 4 respectively of 0,076; 0,456; 0,637 and 0,871, while the ratio of the pull-out specimen diameter 8 mm steel reinforcement and a pull-out test piece of bamboo with a diameter variation of 0,2,3 and 4 respectively of 0,142; 0,567; 0,986 and 1,277. Based on this ratio can conclude that the bond strenght on iron reinforcement can be equated with bamboo reinforcement equivalent diameter 6 mm and diameter 8 mm (BB2) of steel reinforcement is 4 pins.
Kata kunciBeton, Susut Bambu, Pin Baja, Uji Pull-out.
Pembimbing 1Yanuar Haryanto, S.T., M.Eng.
Pembimbing 2Nanang Gunawan, S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2015-01-13 06:47:34.171056
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.