Artikel Ilmiah : G1A011066 a.n. YEFTA

Kembali Update Delete

NIMG1A011066
NamamhsYEFTA
Judul ArtikelHubungan antara Kadar Hemoglobin dengan Tingkat Kesanggupan Kardiovaskular pada Mahasiswa Laki-Laki Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang
Aktivitas fisik yang kurang merupakan permasalahan utama kesehatan publik global di abad ke-21 ini dan dapat menimbulkan penyakit hipokinetik. Aktivitas fisik dengan berolahraga rutin memiliki banyak manfaat. Di sistem kardiorespirasi, aktivitas fisik akan meningkatkan kesanggupan kardiovaskular dan di sistem peredaran darah aktivitas fisik akan mempengaruhi kadar hemoglobin. Dalam melakukan aktivitas, otot dan sel tubuh membutuhkan pasokan oksigen yang adekuat agar tidak cepat mengalami kelelahan. Oleh karena itu dibutuhkan jumlah hemoglobin yang cukup dalam mengangkut oksigen dan kesanggupan kardiovaskular yang baik untuk memasok kebutuhan oksigen tersebut. Kesanggupan kardiovaskular yang tinggi meningkatkan produktivitas seseorang.

Tujuan
Mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dengan tingkat kesanggupan kardiovaskular.

Metode
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional. Sebanyak 24 subjek dipilih dengan metode consecutive sampling. Sampel darah diambil melalui vena mediana cubiti untuk diukur kadar hemoglobinnya dengan metode cyanmethemoglobin setelah itu diukur tingkat kesanggupan kardiovaskularnya dengan metode Kasch Step Test. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Spearman. Protokol penelitian ini telah mendapat persetujuan etik dari komisi etik penelitian Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman.

Hasil
Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar hemoglobin terhadap tingkat kesanggupan kardiovaskular (p = 0,000; p<0,05) dengan kekuatan korelasi kuat (nilai r=0,741; r: 0,60-0,799) dan arah korelasi + (positif) artinya semakin besar nilai kadar hemoglobin maka tingkat kesanggupan kardiovaskularnya semakin meningkat.

Kesimpulan
Terdapat hubungan antara kadar hemoglobin terhadap tingkat kesanggupan kardiovaskular
Abtrak (Bhs. Inggris)Background
Physical inactivity was a major global public health problem in the 21st century and caused hypokinetic diseases. Physical activity with regular exercise had many benefits. In the cardiorespiratory system, it increased cardiovascular fitness and in circulatory system, it affected hemoglobin levels. In conducting the activity, muscle and cells of the body needs an adequate supply of oxygen in order not easily fatigue. Therefore it took considerable amount of hemoglobin in transporting oxygen and good cardiovascular fitness to supply oxygen. High cardiovascular fitness increased a person’s level of productivity.

Purpose
To determine the relationship between hemoglobin level and cardiovascular fitness.
Method. This study used cross-sectional. A total of 24 subjects were selected by consecutive sampling method. Blood samples were taken through a mediana cubiti vein to measure hemoglobin level by cyanmethemoglobin method and then cardiovascular fitness was measured by Kasch Step Test method. The statistical test used was Spearman test. This research protocol has received ethical approval from The Research Ethics Committee of Medical Faculty and Health Sciences Jenderal Soedirman University.

Results
There was a significant corellation between hemoglobin level and cardiovascular fitness (p = 0,000; p<0,05) with strong corellation (r: 0,741; r: 0,60-0,799) and the direction of correlation was + (positive) value means that the greater hemoglobin level, the greater cardiovascular fitness.

Conclusion
There was a significant corellation between hemoglobin level and cardiovascular fitness.
Kata kuncihemoglobin, kesanggupan kardiovaskular, Kasch Step Test, physical inactivity
Pembimbing 1M. Nanang Himawan Kusuma, S.Pd., M.Sc.Sport.Med
Pembimbing 2dr. Mustofa, M.Sc
Pembimbing 3-
Tahun2014
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2015-01-06 20:44:32.674505
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.