Artikel Ilmiah : H1G010034 a.n. DENNY YUGA SENDHARA
| NIM | H1G010034 |
|---|---|
| Namamhs | DENNY YUGA SENDHARA |
| Judul Artikel | ANALISIS BIOEKONOMI SUMBERDAYA IKAN TIGAWAJA (Otolithes ruber) DI PERAIRAN PARIGI, KABUPATEN PANGANDARAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Ikan Tigawaja (Otolithes ruber) merupakan salahsatu sumberdaya perikanan yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan, karena memliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan jumlahnya berlimpah. Karena sumberdaya ikan Tigawaja merupakan barang milik umum dan bersifat open acces maka kelestarian ikan ini bisa terancam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status penangkapan ikan Tigawaja dengan menggunakan indikator Maximum Sustainable Yield (MSY) dan Maximum Economic Yield (MEY). Data hasil tangkapan-upaya dari tahun 2004-2013 diperoleh dari tempat pelelangan ikan Parigi. Data harga ikan dan biaya per upaya diperoleh dari hasil wawancara dengan 42 responden nelayan. Data hasil tangkapan dan upaya dianalisis menggunakan Metode Surplus Produksi (Schaefer), sedangkan nilai produksi dan upaya menggunakan analisis model Gordon-Schaefer. Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi maksimum sebesar 68500,91 kg/ tahun dan kondisi fMSY sebesar 21602,82 trip/ tahun. Produksi optimum sebesar Rp 52650,92 kg/ tahun dan kondisi EMEY sebesar Rp. 7126,63 trip/ tahun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi perikanan tangkap di perairan Parigi Kabupaten Pangandaran telah mengalami overfishing. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT Tigawaja fish (Otolithes ruber) is one of potential fishery resources, because it’s high economic value and abundant. Because the Tigawaja fish resources is public property and open access is the preservation of these fish could be threatened. The purpose of this study was to analyze the status of Tigawaja fishery using Maximum Sustainable Yield (MSY) and Maximum Economic Yield (MEY) as indicators. Catch-effort data from year 2004-2013 obtained from Parigi fish landing port. Fish price and cost per unit effort data was obtained by interviewing 42 fisherman. Catch-effort data was analyzed using Surplus Production Metodh (Schaefer), production and effort value was alayzed using Gordon-Schaefer Model. The results showed that the maximum production was 68500.91 kg/ year and the condition of fMSY 21602.82 trip/ year. The optimum production was Rp. 52650.92 kg/ year and the condition of EMEY Rp. 7126.63 trip/ year. Based on the results of this study, it can be concluded that the condition of Tigawaja fishery at Parigi waters Pangandaran district was considered as overfishing. |
| Kata kunci | Ikan Tigawaja, Bioekonomi, Perairan Parigi |
| Pembimbing 1 | Muslih |
| Pembimbing 2 | T. Junaidi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2014-12-31 04:07:55.874134 |