Artikel Ilmiah : P2FB11049 a.n. DEWI SETYARINI, S.Sos

Kembali Update Delete

NIMP2FB11049
NamamhsDEWI SETYARINI, S.Sos
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PENGARUSUTAMAAN GENDER PADA TAHAP PERENCANAAN PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT ( STUDI KASUS DI DESA PAGERANDONG KABUPATEN PURBALINGGA )
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) mewajibkan perspektif gender menjadi arus utama dalam setiap kebijakan maupun program pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2000. Salah satu program yang mengintegrasikan dimensi gender dalam desain programnya adalah Program Penyediaan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), yang bertujuan untuk mengatasi persoalan rendahnya akses terhadap air bersih dan sanitasi, serta rendahnya derajat kesehatan di pedesaan. Dari beberapa desa penerima Pamsimas, partisipasi masyarakat di Desa Pagerandong terhadap Pamsimas dinilai rendah. Pada saat yang sama sebagian masyarakat Pagerandong dianggap masih menjunjung tinggi kearifan lokal dan relasi yang setara dalam ruang publik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengarusutamaan gender dengan melihat aspek akses, partisipasi, kontrol dan perolehan manfaat (APKM) dalam Tahap Perencanaan Pamsimas di Desa Pagerandong Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Penelitian juga bertujuan untuk menggali faktor apakah yang mendukung atau menghambat implementasi PUG tersebut. Penelitian ini dilakukan di Desa Pagerandong dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PUG belum optimal dilihat dari rendahnya aspek APKM perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Penelitian ini menyimpulkan adanya beberapa faktor yang menghambat implementasi PUG, antara lain masih adanya dikotomi antara ruang publik-domestik, terbatasnya pemahaman pelaksana atas substansi PUG, rendahnya dukungan politik dari elit, lunturnya kearifan lokal yang memberi makna tinggi terhadap perempuan dan pelestarian lingkungan, serta krisis kepercayaan masyarakat terhadap para pelaksana beserta kebijakan publik yang diusungnya. Di sisi lain, terdapat beberapa faktor pendukung dalam implementasi PUG antara lain dikotomi publik-domestik di Desa Pagerandong yang bersifat lentur dan dapat dinegosiasikan, sikap masyarakat yang relatif terbuka terhadap isu kesetaraan, serta sikap baik dan respon positif dari para pelaksana terhadap kebijakan PUG.




Sebagai sebuah kebijakan yang bersifat protektif terhadap kelompok tertentu, dalam hal ini perempuan, PUG yang tujuan akhirnya adalah mencapai keadilan dan kesetaraan dalam implementasinya membutuhkan persamaan makna dan persepsi mengenai PUG itu sendiri. PUG dilaksanakan dengan upaya afirmasi, dengan mendorong perempuan untuk terlibat dalam setiap tahapan program. Kebijakan PUG tidak dapat berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dan beririsan dengan program ataupun kebijakan lainnya. Untuk itu dalam implementasinya PUG perlu didukung dengan aksi-aksi yang tidak hanya bersifat praktis namun juga secara filosofis menyentuh PUG.
Abtrak (Bhs. Inggris)Kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) mewajibkan perspektif gender menjadi arus utama dalam setiap kebijakan maupun program pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2000. Salah satu program yang mengintegrasikan dimensi gender dalam desain programnya adalah Program Penyediaan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), yang bertujuan untuk mengatasi persoalan rendahnya akses terhadap air bersih dan sanitasi, serta rendahnya derajat kesehatan di pedesaan. Dari beberapa desa penerima Pamsimas, partisipasi masyarakat di Desa Pagerandong terhadap Pamsimas dinilai rendah. Pada saat yang sama sebagian masyarakat Pagerandong dianggap masih menjunjung tinggi kearifan lokal dan relasi yang setara dalam ruang publik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengarusutamaan gender dengan melihat aspek akses, partisipasi, kontrol dan perolehan manfaat (APKM) dalam Tahap Perencanaan Pamsimas di Desa Pagerandong Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Penelitian juga bertujuan untuk menggali faktor apakah yang mendukung atau menghambat implementasi PUG tersebut. Penelitian ini dilakukan di Desa Pagerandong dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PUG belum optimal dilihat dari rendahnya aspek APKM perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Penelitian ini menyimpulkan adanya beberapa faktor yang menghambat implementasi PUG, antara lain masih adanya dikotomi antara ruang publik-domestik, terbatasnya pemahaman pelaksana atas substansi PUG, rendahnya dukungan politik dari elit, lunturnya kearifan lokal yang memberi makna tinggi terhadap perempuan dan pelestarian lingkungan, serta krisis kepercayaan masyarakat terhadap para pelaksana beserta kebijakan publik yang diusungnya. Di sisi lain, terdapat beberapa faktor pendukung dalam implementasi PUG antara lain dikotomi publik-domestik di Desa Pagerandong yang bersifat lentur dan dapat dinegosiasikan, sikap masyarakat yang relatif terbuka terhadap isu kesetaraan, serta sikap baik dan respon positif dari para pelaksana terhadap kebijakan PUG.




Sebagai sebuah kebijakan yang bersifat protektif terhadap kelompok tertentu, dalam hal ini perempuan, PUG yang tujuan akhirnya adalah mencapai keadilan dan kesetaraan dalam implementasinya membutuhkan persamaan makna dan persepsi mengenai PUG itu sendiri. PUG dilaksanakan dengan upaya afirmasi, dengan mendorong perempuan untuk terlibat dalam setiap tahapan program. Kebijakan PUG tidak dapat berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dan beririsan dengan program ataupun kebijakan lainnya. Untuk itu dalam implementasinya PUG perlu didukung dengan aksi-aksi yang tidak hanya bersifat praktis namun juga secara filosofis menyentuh PUG.
Kata kunciImplementasi Kebijakan Publik, Pengarusutamaan Gender, Pamsimas
Pembimbing 1Dr. Dyah Retna Puspita, M.Hum
Pembimbing 2Dr.Tyas Retno Wulan, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2014-12-02 13:47:05.466039
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.