| NIM | G1B010078 |
| Namamhs | NENENG NURJANNAH |
| Judul Artikel | HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 0 - 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGBANTENG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kelompok bayi dan balita adalah salah satu kelompok umur yang rentan terhadap penyakit kekurangan gizi. Status gizi bayi dapat dipengaruhi oleh pemberian ASI eksklusif dan karakteristik ibu. Laporan Gizi Dinas Kesehatan Banyumas (2013) menunjukkan wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng termasuk dalam tiga besar persentase balita dengan gizi buruk (1,8%) dan tiga terendah persentase capaian ASI eksklusif (17,2%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dan karakteristik ibu dengan status gizi bayi usia 0 – 6 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng dari Bulan Desember 2013 hingga Bulan Mei 2014 berjumlah 448 bayi dengan sampel berjumlah 80 bayi. Penentuan desa sebagai lokasi pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Analisis data dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif sebesar 35% dan pemberian ASI tidak eksklusif sebesar 65% serta bayi dengan status gizi baik sebesar 90% dan bayi dengan status gizi kurang sebesar 10%. Diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi usia 0 – 6 bulan dengan nilai p = 0,045 (p< 0,05), sedangkan umur ibu, jumlah anak, tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu, dan pekerjaan ibu diketahui tidak ada hubungan dengan gizi bayi usia 0 – 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng. Saran dalam penelitian ini adalah peningkatan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0 – 6 bulan melalui promosi atau kampanye pemberian ASI eksklusif.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Infants was one of the age groups have a high risk to nutritional problems, specially malnutrition. Nutritional status of infants can be affected by exclusive breastfeeding and mother’s characteristics. Nutrition Reports on Banyumas Health District (2013) showed Kedungbanteng included in three large percentage of infants with severe malnutrition (1.8%) and the three lowest percentage of exclusive breastfeeding (17.2%). This research was to determine the correlation of exclusive breastfeeding and mother’s characteristics with nutritional status of infants aged 0 – 6 months in Kedungbanteng health centre. This research was analytic observational with cross sectional design. The population in this study were all mothers of infants aged 0 – 6 months in Kedungbanteng health centre from December 2013 to May 2014 amounted to 448 people. The samples size in this study amounted to 80 samples elected by cluster random sampling technique and were tabulated by chi square. The results showed that exclusive breastfeeding was 35% and non exclusive breastfeeding was 65% also infants with a good nutritional status was 90%. The results showed that there was a correlation between exclusive breastfeeding and nutritional status of infants aged 0 – 6 months in Kedungbanteng health centre, p = 0,045 (p<0,05), whereas mother’s age, number of children, mother's level of education, mother's level of knowledge, and mother’s occupation didn’t have correlation with the nutritional status of infants aged 0 – 6 months in Kedungbanteng health centre. Suggestions in this research is mother can provide exclusive breastfeeding 0 – 6 months to their babies. Promotion exclusive breastfeeding has to be improved so it can increase the number of exclusive breastfeeding. |
| Kata kunci | ASI eksklusif, Karakteristik, Status Gizi Bayi |
| Pembimbing 1 | Dyah Umiyarni Purnamasari, SKM, M.Si |
| Pembimbing 2 | Erna Kusumawati, SKM, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2014-11-27 08:23:28.02391 |
|---|