Artikel Ilmiah : G1B010032 a.n. RIZA WIDYATAMI
| NIM | G1B010032 |
|---|---|
| Namamhs | RIZA WIDYATAMI |
| Judul Artikel | ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MULTIDRUG RESISTANCE TUBERCULOSIS (MDR-TB) (Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pengobatan TB merupakan kunci pokok terhadap keberhasilan pemberantasan penyakit TB. Pengobatan yang terputus atau tidak sesuai dengan standar DOTS dapat berakibat munculnya kasus kekebalan multi terhadap obat anti TB yang memunculkan jenis kuman TB yang lebih kuat, yang dikenal dengan Multidrug Resistance Tuberculosis (MDR-TB). Sampai saat ini belum ditemukan informasi terinci yang membahas secara komperhensif faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian MDR-TB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian MDR-TB (Studi Kasus di RSUD Cilacap). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Kasus yaitu penderita TB Paru yang di uji resistensi dan positif MDR-TB berjumlah 16 orang, pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Kontrol yaitu penderita TB Paru yang di uji resistensi dan negatif MDR-TB berjumlah 34 orang, pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Variabel yang diteliti meliputi umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, riwayat pengobatan TB sebelumnya, status gizi, penyakit diabetes mellitus dan penyakit HIV/AIDS. Analisis data meliputi univariat dan bivariat (chi-square). Hasil analisis bivariat menunjukkan riwayat pengobatan TB yang tidak lengkap mempunyai hubungan signifikan dengan MDR-TB (p = 0,043, OR = 7,174; 95% CI = 2,378-61,462), faktor yang tidak berpengaruh terhadap MDR-TB adalah umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, status gizi, dan penyakit diabetes mellitus. Variabel penyakit HIV/AIDS tidak dapat dianalisis bivariat karena data homogen. Saran dalam penelitian ini adalah masyarakat yang menderita TB Paru agar senantiasa patuh dalam menjalani pengobatan supaya resistensi obat dapat dihindari. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | TB treatment is an important key to the successful eradication of TB disease. Treatment is interrupted or not according to the standard DOTS can result in the emergence of multi immunity case against anti-TB drugs that gave rise to the type of stronger TB germs, known as Multidrug Resistance Tuberculosis (MDR-TB). Until now there has been found detailed information that comprehensively addresses the factors that influence to MDR-TB. The aim of this research was to identify some factors related with MDR-TB in RSUD Cilacap. Type of the research was an analitycal study with case-control approach. The cases were pulmonary TB patients who were tested of resistance and positive MDR-TB, it amounted 16 people, mode with a total sampling. The control was a group of patients with pulmonary tuberculosis who were tested of resistance and proved negative, and the amount was 34 people, mode with total sampling. Variables examined included age, sex, smoking habits, history of previous TB treatment, nutritional status, diabetes mellitus and diseases of HIV/AIDS. Data analysis included univariate and bivariate (chi-square). The results of bivariate analysis showed a history of incomplete TB treatment had significant relationship with MDR-TB (p = 0.043, OR = 7.174, 95% CI = 2.378 to 61.462), a factor which has no effect on MDR-TB were age, gender, habits smoking, nutritional status, and diabetes mellitus. Variables of HIV / AIDS can not be analyzed because the data are homogeneous. Suggestions in this study are people who suffer from pulmonary TB in order to be compliant in the treatment of drug resistance that can be avoided. |
| Kata kunci | MDR-TB, Faktor risiko |
| Pembimbing 1 | Dwi Sarwani Sri Rejeki, SKM, M.Kes (Epid |
| Pembimbing 2 | dr. Dyah Retnani Basuki, M.Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2014-11-27 07:07:27.411573 |