Artikel Ilmiah : B1J010179 a.n. YONA VEBRILA

Kembali Update Delete

NIMB1J010179
NamamhsYONA VEBRILA
Judul ArtikelSELEKSI BAKTERI DAN ISOLASI GEN PENYANDI ENZIM ENDOXILANASE DARI AKTINOMISETES LAUT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkembangan dan kemajuan bidang pertanian di Indonesia telah menimbulkan peningkatan limbah pertanian yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Masalah pencemaran tersebut dapat ditanggulangi dengan biokonversi limbah menggunakan mikroorganisme penghasil enzim ekstraseluler. Lignoselulosa dalam limbah pertanian dapat dijadikan sebagai sumber bahan baku penghasil gula xilosa dengan bantuan enzim xilanase. Enzim xilanase berperan dalam menghidrolisis xilan menjadi xilosa dan xilo-oligosakarida. Xilanase dapat dihasilkan dari berbagai macam organisme seperti aktinomisetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui isolat aktinomisetes laut yang potensial menghasilkan enzim xilanase dan memberikan informasi mengenai karakteristik gen penyandi enzim endoxilanase pada isolat terpilih. Sebanyak 15 isolat aktinomisetes yang diisolasi dari laut di Cilacap (stok penelitian terdahulu) dilihat kemampuannya dalam menghasilkan enzim xilanase dengan plate assay. Sebanyak empat isolat memiliki indeks xilanolitik yaitu isolat RL6 193, RL6 212, LA1 7C dan LA1 7A dengan nilai berturut-turut sebesar 1.41, 1.33, 1.24 dan 1.21. Hasil uji aktivitas xilanase menunjukkan isolat LA1 7C memiliki aktivitas tertinggi dari isolat lainnya sebesar 33.62 IU/ml. Gen penyandi endoxilanase famili 11 dari isolat LA1 7C berhasil diisolasi dengan teknik PCR menggunakan primer FComp2 dan RComp2 yang menghasilkan pita sepanjang 300 bp. Analisis terhadap hasil sekuen produk PCR menggunakan metode multiple sequence alignment menunjukkan bahwa sekuen memiliki kemiripan dengan sekuen gen penyandi endoxilanase dari Streptomyces sp. xln gene for xylanase sebesar 76.71%.
Abtrak (Bhs. Inggris)The development and progress of agriculture in Indonesia have led to an increase in agricultural waste which has an impact on environmental pollution. Pollution problem can be overcome by bioconversion of agricultural waste using microorganisms which produce extracellular enzymes. Lignocelluloses from agricultural waste can be used as sources of raw material to produce xylose sugar which catalyzed by xylanase enzyme. Xylanase hydrolyzes xylan into xylose and xilo-oligosaccharides. Various organisms such as actinomycetes have an ability to produce xylanase. The purpose of this study was to determine the potential of marine actinomycetes isolates that produced xylanase and provide information about the characteristics of the endoxilanase encoding gene. A total of 15 actinomycetes isolate stocks from previous research were isolated from Cilacap marine and their abilities to produce xylanase were tested using plate assay method. Four isolates which had xylanolitic index were RL6 193, RL6 212, LA1 7C and LA1 7A with the consecutive values of 1.41, 1.33, 1.24 and 1.21. The result showed that the highest xylanase activity was produced by LAI 7C (33.62 IU/ml). Endoxilanase family 11 gene was isolated using specific primers (RComp2 and FComp2) by PCR technique and a 300-bp band was obtained. The analysis using multiple sequence alignment program showed 76.71% similarity between LA1 7C DNA sequence and gene encoding endoxylanase from Streptomyces sp. xln gene for xylanase.
Kata kunciagricultural waste, endoxylanase, actinomycetes, encoding genes, PCR
Pembimbing 1SAEFUDDIN AZIZ, S.Si, M.Si
Pembimbing 2DR. HENDRO PRAMONO, MS.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2014-11-25 19:00:24.170292
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.