Artikel Ilmiah : H1D010002 a.n. DIO INDRA PRAKOSO

Kembali Update Delete

NIMH1D010002
NamamhsDIO INDRA PRAKOSO
Judul ArtikelEVALUASI KINERJA SALURAN INDUK BINANGUN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Saluran primer merupakan saluran yang membawa air dari bangunan pengambilan ke saluran primer, menuju saluran sekunder, dan diteruskan hingga petak-petak tersier. Pada operasi jaringan irigasi yang dibutuhkan adalah debit yang mencukupi pelayanan. Evaluasi kinerja Saluran Induk Binangun di titik beratkan pada perbandingan kinerja Saluran Induk Binangun antara perencanaan dengan kondisi langsung di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi debit perancangan dengan debit aktual di lapangan.
Penelitian ini dilaksanakan di Saluran Induk Binangun Kabupaten Banyumas. Data-data yang digunakan dalam analisis ini adalah data primer berupa data kecepatan dan penampang saluran, dimana pengambilan data kecepatan dengan menggunakan Metode Currentmeter, sedangkan penampang saluran diukur dengan rol meter dan rambu ukur kemudian dianalisis parameter hidrauliknya. Selain itu, digunakan pula data sekunder berupa gambar perencanaan potongan melintang saluran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas penampang saluran rencana sebesar 16,6102 m2, sedangkan luas penampang saluran aktual di lapangan adalah 10,6434 m2. Nilai debit aliran rencana Saluran Induk Binangun dari Dinas PSDA sebesar 8-9 m3/det, debit rencana penampang melintang saluran sebesar 7,7889 m3/det dan debit rencana berdasarkan skema irigasi sebesar 8,439 m3/s , sedangkan debit aktual berdasarkan pengukuran oleh Dinas PSDA sebesar 6,3 m3/det, dan debit aktual berdasarkan penelitian ini sebesar 7,8988 m3/det . Evaluasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja Saluran Induk Binangun adalah dengan melakukan perbaikan terhadap luas penampang saluran, pengerukan terhadap sedimen yang terendap didalam saluran dan meningkatkan pemberian air ke Saluran Induk Binangun. Kehilangan energi yang terjadi sebesar 1 m dalam panjang 19 km.
Abtrak (Bhs. Inggris)The primary channel is the channel that carries water from the intake to the primary channel, secondary channel and then passed on to pieces of the tertiary. On irrigation network operation required a sufficient discharge of service. Performance evaluation of Binangun Primary channel is focused on the performance of the primary Binangun channel between the design of the channel and present condition. Aims of the research is to know and evaluate the design of discharge and actual discharge.
This research was done on the Binangun primary channel of the Banyumas District. The datas used in the analysis is the primary data of velocity and cross section of the channel, which is retrieve by the currentmeter method, whereas the cross section of the channel was measured by using a measuring roller meters and signs, then analyze the hydraulic parameter. The cross section of the irrigation channel is also used as the secondary data.
Results of the study show that the channel area design is 16.6102 m2, while the area of actual channel is 10.6434 m2. The value of PSDA’s design discharge 8-9 m3/s, the value of design discharge based on schemes irrigation is 8.439 m3/s, and the design discharge based on cross section is 7.7899 m3/s while the actual discharge measured by PSDA is 6.3 m3/s, and the actual discharge of this research is 7.8988 m3/s. Evaluation can be done to improve the performance of the Primary Channel of Binangun are repairing of cross-section channel, removal sediments deposition in the channels, and improve the provision of water to the Binangun Primary Channel. The value of energy loss is 1 m in total length are 19 km.
Kata kuncidebit, evaluasi kinerja saluran, saluran Induk Binangun
Pembimbing 1Sanidhya Nika Purnomo. ST.,MT
Pembimbing 2Wahyu Widiyanto. ST.,MT
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2014-11-21 13:59:37.160974
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.