Artikel Ilmiah : B1J010217 a.n. RINI KUSRINI

Kembali Update Delete

NIMB1J010217
NamamhsRINI KUSRINI
Judul ArtikelKAJIAN PENGARUH NUTRIEN DAN KEPADATAN TANAM TERHADAP PRODUKSI UMBI MINI KENTANG KULTIVAR GRANOLA DALAM AEROPONIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara nutrien dan kepadatan tanam terhadap produksi umbi mini kentang kultivar granola secara aeroponik, dan menentukan jenis nutrien dan kepadatan tanam terbaik untuk memacu produksi umbi mini kentang kultivar granola secara aeroponik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola perlakuan Faktorial. Faktor Pertama adalah Nutrien (N) dengan 4 taraf: N1P: Farran dimodifikasi; N2: Nutrien Otazu dimodifikasi; N3 Nutrien Hoagland dimodifikasi; dan N4: Growmore dimodifikasi. Faktor kedua adalah kepadatan tanam (P) dengan 2 taraf: P1: 60 tanaman/m2; P2: 100 tanaman/m2. Masing masing kombinasi di ulang 5 kali sehingga diperoleh 40 unit percobaan. Data jumlah umbi mini yang terbentuk, rataan diameter umbi mini, dan berat total umbi mini yang terbentuk per masa panen yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), dan dilanjutkan dengan uji BNT atau BNJ dengan tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat total umbi mini kentang kultivar Granola dipengaruhi oleh interaksi antara nutrien dan kepadatan tanam yang digunakan. Kombinasi antara nutrien Hoagland dimodifikasi dan kepadatan tanam 100 tanaman/m2 menghasilkan berat total umbi mini kentang kultivar Granola tertinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research has been carried out with a view to study the effect of the interaction between nutrition and plant density on mini tubers production of granola cultivar of potato in aeroponics, and determine the best nutrition and planting density to stimulate mini tubers production of granola cultivar of potato in aeroponics. This research has been carried out experimaentally using Completely Randomized Design (CRD) on a factorial treatment pattern. The first factor was the nutrition (N) which consisted of 4 levels: N1: Modified-Farran; N2: Modified-Otazu; N3: Modified-Hoagland; and N4: Modified-Growmore. The second factor was the planting density (P) i.e. : P1: 60 plants / m2; P2: 100 plants / m2. Each combination was repeated 5 times which resulted in 40 experimental units. The data of the number of mini-tubers formed, the average mini tuber diameters, and the total weight of mini-tubers formed per harvest time were analyzed using an analysis of variance (ANOVA), followed by an LSD or HSD at 95% and 99% levels of confidence. The research results showed that the total mini tuber weight of Granola cultivar of potato was controlled by the nutrient used and planting density apllied. The combination between modified Hoagland and 100 plants/m2 resulted in the highest total mini tuber weight.
Kata kuncikentang, aeroponik, nutrien, kepadatan tanam, umbi mini.
Pembimbing 1Sugiyono, S.Si, Ph.D.
Pembimbing 2Drs. Lucky Prayoga, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2014-11-21 12:20:28.229076
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.