Artikel Ilmiah : B1J010106 a.n. KURNIA RAHMAWATI

Kembali Update Delete

NIMB1J010106
NamamhsKURNIA RAHMAWATI
Judul ArtikelKAJIAN TAKSONOMI SALAK LOKAL BANJARNEGARA (Salacca zalacca (Gaert.) Voss) BERDASARKAN
KARAKTER MORFOLOGI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Salak adalah tanaman asli Indonesia, termasuk dalam suku Arecaceae (Palmae), tumbuh berumpun, berumah dua, pada waktu muda batangnya hampir tidak kelihatan karena tertutup oleh pelepah daun, pada batang dapat tumbuh tunas baru yang dapat menjadi anakan dalam jumlah yang banyak. Salak lokal banjarnegara dahulu merupakan hasil pertanian unggulan di Kabupaten Banjarnegara. Salak ini terkenal karena ukurannya yang besar, rasanya sepat manis, dan berdaging tebal. Kulit salak lokal berwarna cokelat, warna daging buahnya putih kekuningan dan banyak mengandung air. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan variasi morfologi salak lokal banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pengambilan sampel secara acak terpilih di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Parameter yang diamati meliputi morfologi daun, bunga jantan, bunga betina, buah dan biji,dan tinggi tanaman. Data diolah menggunakan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 5 kultivar salak lokal banjarnegara yang penamaannya sesuai dengan tempat hidupnya yaitu Salacca zalacca ‘Banjarnegara’, S. zalacca ‘Madukara’, S. zalacca ‘Banjarmangu’, S. zalacca ‘Sigaluh’, dan S. zalacca ‘Pagedongan’.Karakteristik morfologi salak lokal banjarnegara memiliki buah yang besar (diameter berkisar 3-5 cm), ujung buah membulat dengan bagian pangkal buah meruncing hingga membulat, kulit buah bersisik dan berduri, tekstur buah masir dan tidak masir, dan rasa buah sepat manis hingga sepat asam.Setiap lokasi yang diambil memiliki variasi morfologi yang khas, yaitu padajumlah tulang daun pada anak daun ujung, bentuk buah, bobot buah, warna kulit buah, warna daging buah, ukuran buah, rasa daging buah, dan bentuk biji.


Abtrak (Bhs. Inggris)Snake fruit (Salacca zalacca) is a kind of fruit native to Indonesia which is included in the family Arecaceae (Palmae). This plant is dioecious, when young the trunk is not visible because it is too short and covered by the leaf sheath and stalk. From stem a lot of new shoots can grow. Long time ago, local snake fruit banjarnegara was the best agricultural product in Banjarnegara. Which is well known for its large size, rather astringent sweet, and thickly fleshy. Their skin were brown, to yellowish-white, and contains a lot of water. The purpose of this study is to determine the diversity and variation in morphology of local snake fruit banjarnegara. The method used in this study is a survey method with purposive random sampling in the district of Banjarnegara. Parameters observed included morphology of leaves, male and female flowers, fruits and seeds, and plant height. The data were analyzed descriptively. The result showed that there are some local snake fruit banjarnegara namely Salacca zalacca ‘Banjarnegara’, S. zalacca ‘Madukara’, S. zalacca ‘Banjarmangu’, S. zalacca ‘Sigaluh’, and S. zalacca ‘Pagedongan’. The morphological characteristics of the local salak banjarnegara is large fruits (diameter 3-5 cm), tapered end pieces with the best rounded fruits, prickly rind like scales, the taste astringent sweet. Each location has the typical morphological features, such as the fruits shape, fruit flesh flavour, fruit weight, and seed size.


Kata kuncikeanekaragaman, diversity, variasi morfologi, morphological variation, salak lokal banjarnegara, local salak banjarnegara
Pembimbing 1Dra. Wiwik Herawati, M.Sc.
Pembimbing 2 Dr. Pudji Widodo, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2014-11-21 10:21:39.980249
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.