Artikel Ilmiah : F1G010035 a.n. RESTU HANDAYANI

Kembali Update Delete

NIMF1G010035
NamamhsRESTU HANDAYANI
Judul ArtikelIMPLIKATUR DALAM KARTUN TIGA MANULA
KARYA BENNY RACHMADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Implikatur dalam Kartun Tiga Manula Karya Benny Rachmadi”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan jenis tindak tutur dan implikatur yang terdapat dalam wacana kartun Tiga Manula. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif berdasarkan sumber data dari wacana kartun Tiga Manula Jalan-Jalan Ke Singapura (2013) dan Tiga Manula Jalan-Jalan Ke Pantura (2012). Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan metode cakap, dengan teknik dasar sadap dan teknik cakap tidak semuka, dan dilanjutkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik pilah unsur penentu berupa daya pilah pragmatis dan teknik hubung banding membedakan sebagai teknik lanjutan.
Hasil analisis penelitian ini, ditemukan bahwa pola tuturan membentuk timbal balik antara penutur dan mitra tutur mengunakan jenis tuturan secara langsung berupa tindak ilokusi dalam bentuk deklaratif untuk menyatakan, bentuk interogatif untuk menanyakan, dan bentuk imperatif untuk memerintah atau menyerukan. Ditemukan pula tindak tutur yang terjadi secara tidak langsung menghasilkan lima jenis tindak ilokusi, yaitu ilokusi representatif untuk menyatakan, menunjukkan, menyebut, dan mengakui; ilokusi direktif untuk menyuruh dan meminta; ilokusi ekspresif untuk mengeluh, membanggakan diri, dan mengkritik; ilokusi komisif berbohong dan mengancam; ilokusi deklarasi untuk melarang. Akibat dari daya ilokusi menjadikan tindak perlokusi yang memberikan efek ketakutan, malu, senang, kesal, keheranan, lucu, simpati, penyangkalan dan persetujuan.
Penggunaan tindak tutur secara tidak langsung dalam wacana kartun menimbulkan implikatur yaitu, bercanda, meminta, mengejek, menunjukkan pada rujukan diri sendiri, memohon, melarang, memaksa, dan menyarankan ternyata melanggar maksim cara. Menyindir, mengkritik, dan mengejek muncul karena melanggar maksim relevansi. Memberitahu, menyuruh, mengeluh, dan memohon muncul karena melanggar maksim kuantitas. Menduga, menuntut, menyombongkan diri, mengejek, dan berbohong muncul karena melanggar maksim kualitas.

Abtrak (Bhs. Inggris)The research entitled "Implicatures on Cartoon Tiga Manula Present Benny Rachmadi". This research purpose at describing the used of speech acts and implicatures of contained in discourse the cartoon Tiga Manula. This research is descriptive qualitative based on data sourced from the discourse cartoon Tiga Manula Jalan-Jalan Ke Singapura (2013) and Tiga Manula Jalan-Jalan Ke Pantura (2012). Data collection methods used with are observation and interview methods, with the basic taping and indirect interview techniques, and then by noted techniques. The data analysis applied a pragmatic identity method with sorted basic determining of pragmatic selecting, and differentiating comparison correlation techniques.
The results of analysis this research, it was found that speech patterns of forming tradeoffs between speaker and hearer using locutionary of direct speech act such as declarative to assert, interrogative to question, and imperative to order. Find also that illocutionary indirect, such as representative to assert, indicating, call, and admit; directive to order, ask, invite, request, and suggest; expressive to complaining, pride, and criticize; commissive to lying and threatening; declarations to forbid. In consequence of illocutionary force makes perlocutionary, such as effect of frighten, embarrassed, irritated, amazed, funny, commiserate, denial and agreement.
The use of indirect speech acts onn discourse cartoons appearing of implicature makes are joking, asked, ridiculed, indicating, request, forbid, forced and suggest is violation maxim of manner. Satirize, criticize, and ridiculed is violating maxim of relation. Announce, order, complaining, and request is violating maxim of quantity. Allege, demanding, arrogant, ridiculed, and lying is violating maxim of quality.
Kata kuncitindak tutur, implikatur, maksim prinsip kerja sama, dan wacana kartun.
Pembimbing 1Subandi, M.Pd.
Pembimbing 2Ashari Hidayat, M.A.
Pembimbing 3Farida Nuryantiningsih, M.Hum
Tahun2014
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2014-11-21 07:48:49.967274
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.