Artikel Ilmiah : H1E009035 a.n. NEPI LITNA LESTARI

Kembali Update Delete

NIMH1E009035
NamamhsNEPI LITNA LESTARI
Judul ArtikelINTERPRETASI MODEL GEOLOGI PANTAI CILACAP JAWA TENGAH BERDASARKAN DATA ANOMALI MEDAN GRAVITASI CITRA SATELIT GEOSAT DAN ERS-1
Abstrak (Bhs. Indonesia)Struktur bawah permukaan daerah pantai Cilacap menarik untuk dipelajari. Hal ini karena pantai Cilacap langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Pemodelan struktur geologi bawah permukaan di kawasan pantai Cilacap telah dilakukan dengan menggunakan metode gravitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan interpretasi dan pemodelan untuk mengetahui struktur bawah permukaan tanah pantai Selatan Pulau Jawa berdasarkan data anomali medan gravitasi. Pengolahan data gravitasi yang dilakukan meliputi koreksi Bouguer, koreksi medan, reduksi ke bidang datar, dan pemisahan anomali regional dan residual. Anomali residual kemudian diberi lintasan sehingga bisa dilakukan pemodelan. Pemodelan dilakukan menggunakan software Grav2dc. Pemodelan yang dilakukan sebanyak 4 lintasan yaitu lintasan AB, CD, EF dan GH. Pada lintasan AB, CD dan EF masing – masing lintasan mempunyai dua lapisan yang terdiri dari batuan basalt dengan densitas 3,07 g/cm3, dan endapan alluvium dengan densitas 2,37 g/cm3. Lintasan GH mempunyai tiga lapisan yang merupakan batuan beku yaitu batu asam beku 2,61 g/cm3, batu andesit dengan densitas 2,57 g/cm3 dan batu andesit basaltik dengan densitas 2,67 g/cm3. Lintasan AB dengan panjang lintasan 5328,9 mmemiliki nilai error sebesar 1,34 %. Lintasan CD dengan panjang lintasan 3960,4 mmemiliki nilai error sebesar 0,62 %. Lintasan EF dengan panjang lintasan 5225,2 mmemiliki nilai error sebesar 1,79 %. Lintasan GH memiliki kedalaman 0 - 100 km dengan panjang lintasan 10497,7 m. Struktur geologi penampang menunjukan adalah patahan/sesar naik.
Abtrak (Bhs. Inggris)The subsurface structure Cilacap coastal is interesting to be learned. This is because the Cilacap coast directly facing the Indian Ocean. Modeling of subsurface geological structure of the coast of Cilacap been carried out using the gravity method. The purpose of this study is to perform interpretation and modeling to determine the subsurface structure of the South coast of Java based anomaly data gravitational field. Data processing was conducted on the gravity Bouguer correction, terrain correction, reduction to a flat plane, and the separation of regional and residual anomalies. Residual anomaly is then given trajectory so that it can be done modeling. The modeling was done using software Grav2dc. Modeling is done as much as 4 tracks that path AB, CD, EF and GH. In trajectory AB, CD and EF respectively - each track has two layers consisting of basalt rock with density 3.07 g/cm3, and the precipitate alluvium with density of 2.37 g/cm3. Tracks GH has three layers which are igneous rocks are acid igneous 2.61 g/cm3, amdesite with a density of 2.57 g/cm3 and andesite basaltik with a density of 2.67 g/cm3. AB trajectory path length 5328.9 m has a value of error of 1.34%. Tracks CD with a path length of 3960.4 m has a value of error of 0.62%. EF trajectory path length 5225.2 m has a value of error of 1.79%. Tracks GH has a depth of 0-100 km path length 10497.7 m. The geological structure is a cross section showing the reverse fault.
Kata kuncipemodelan, interpretasi, metode gravitasi.
Pembimbing 1SEHAH, M.Si
Pembimbing 2SUGITO, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman43
Tgl. Entri2014-11-20 10:54:49.961267
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.