Artikel Ilmiah : H1E009027 a.n. PURWIDIYANI SETYOWATI

Kembali Update Delete

NIMH1E009027
NamamhsPURWIDIYANI SETYOWATI
Judul ArtikelINTERPRETASI DATA ANOMALI MEDAN GRAVITASI UNTUK MEMETAKAN SEBARAN BATUAN DASAR (BASEMENT) DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pemodelan struktur geologi telah dilakukan di daerah yang memiliki potensi adanya sebaran batuan dasar (basement) di Kabupaten Banyumas dengan menginterpretasi data anomali medan gravitasi. Tujuan dari penelitian ini untuk memetakan variasi densitas batuan bawah permukaan bumi berdasarkan pemodelan data gravitasi dalam bentuk kontur anomali Bouguer guna mengetahui potensi sumberdaya alam di Kabupaten Banyumas. Pemodelan ini dilakukan dengan cara menginterpretasi model bawah permukaan dari suatu penampang anomali Bouguer. Data yang digunakan tidak diambil secara langsung di lapangan melainkan data sekunder yang diambil dari satelit GEOSAT dan ERS-1 yang sudah terkoreksi free air yang kemudian dilakukan koreksi Bouguer dan koreksi medan sehingga diperoleh anomali Bouguer lengkap di topografi. Proses selanjutnya adalah reduksi ke bidang datar, serta untuk pemisahan anomali lokal dan regional menggunakan metode pengangkatan ke atas (upward continuation). Nilai densitas yang digunakan yaitu 2,67 g/cm3. Pemodelan 2D dilakukan dengan menggunakan software Grav2DC. Hasil interpretasi pada pemodelan penampang lintasan AB, CD, EF, dan GH didapatkan tiga lapisan batuan di bawah permukaanyaitu batu pasir (2,37 g/cm3), andesit (2,67 g/cm3), dan basalt (2,97 g/cm3).
Abtrak (Bhs. Inggris)The modeling of geological structure had been done in the area being had the potential for the spread of the basement in Banyumas to interpret anomalies gravitational field data. The purpose of this study was to map the variation in the density of rocks below the earth's surface based modeling gravity data in the form of Bouguer anomaly contour to determine the potential of natural resources in Banyumas. This modeling was done by interpreting subsurface models of a cross section Bouguer anomaly. The data used were not taken directly in the field but secondary data takenfrom satellites GEOSAT and ERS-1 being had been corrected free air which was then made corrections Bouguer and terrain corrections in order to obtain a complete Bouguer anomaly in the topography. The next process was the reduction to a flat surface, as well as for local and regional anomaly separation using the method of appointment to the top (upward continuation). Density value was used 2.67g/cm3. 2D modeling performed using software Grav2DC. The results of cross-sectional interpretation of the modeling trajectory AB, CD, EF, and GH obtained three layers of rock below the surface was sandstone (2.37 g/cm3), andesite (2.67 g/cm3), and basalt (2.97g/cm3).
Kata kuncianomali medang ravitasi, batuan bawah permukaan, Kabupaten Banyumas.
Pembimbing 1SEHAH, M.Si
Pembimbing 2SUGITO, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman64
Tgl. Entri2014-11-20 09:49:48.646448
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.