Artikel Ilmiah : H1D010049 a.n. ALIM TRI ASTOWO
| NIM | H1D010049 |
|---|---|
| Namamhs | ALIM TRI ASTOWO |
| Judul Artikel | KEKUATAN STRUKTUR KOLOM DENGAN VARIASI TULANGAN BAMBU PADA MUTU BETON K-225 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penggunaan baja sebagai tulangan pada struktur beton bertulang sudah sangat umum, salah satunya adalah struktur kolom. Hal ini karena kekuatan tarik yang dimiliki baja mampu menutupi kekurangan beton. Akan tetapi terdapat permasalahan bahwa baja merupakan bahan tambang yang tidak bisa diperbaharui sehingga termasuk material yang mahal dan dalam proses pembuatannya mengakibatkan turunnya kualitas lingkungan disekitar. Oleh karena itu, diperlukan material lain sebagai pengganti baja yang mempunyai sifat mekanik yang sama, salah satunya adalah bambu. Pada kajian ini dilakukan penelitian penggunaan bambu apus sebagai pengganti tulangan baja pada struktur kolom dengan mutu beton K-225. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan pada struktur kolom tulangan baja dan bambu serta untuk mengetahui pola keruntuhannya. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 24 buah. Masing-masing 6 buah kolom tulangan baja (KBJ) sebagai benda uji kontrol, 18 buah kolom tulangan bambu dengan variasi pada ukuran sisinya, yaitu 12 mm (KBB 12), 10 mm (KBB 10) dan 8 mm (KBB 8) dengan masing-masing banda uji sebanyak 6 buah. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tekan dan lentur terhadap kolom. Pengujian tekan dilakukan dengan memberikan beban merata terhadap penampang kolom, sedangkan pengujian lentur dilakukan seperti pada pengujian balok dengan metode beban 2 titik. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kekuatan tekan dan lentur kolom tulangan baja masing-masing sebesar 25,00 ton dan 2,93 ton. Sedangkan rasio rata-rata pengujian tekan dan lentur kolom tulangan bambu terhadap kolom tulangan baja berturut-turut untuk KBB 12, KBB 10 dan KBB 8 sebesar 0,85 dan 0,73, 0,85 dan 0,87 serta 0,84 dan 0,97. Pola keretakan yang terjadi pada pengujian tekan diawali dengan keretakan pada bagian atas kolom kemudian menuju bagian bawah kolom bersamaan dengan pergerakan kolom ke samping. Pada pengujian lentur kolom pola keruntuhan untuk kolom KBJ dan KBB 12 didominasi keruntuhan lentur sedangkan pada kolom KBB 10 dan KBB 8 pola keruntuhan geser mendominasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The use of steel as a reinforcement of concrete structures has been very common; one of them is a column structure. This is due to the tensile strength of steel that covers the lack of concrete. However, there are some problems that steel is a mining material which is unable to be updated and it’s include an expensive material resulted in the unsatisfied manufacturing process quality of the surrounding environment. Therefore, it needs another materials required as a replacement that has the same mechanical properties, one of which is bamboo. The study conducted a research about using bamboo as an alternative frame for the steel concrete structure column with the quality concrete of K-225. The purpose of this study is to determine the strength of the structural steel reinforcement columns and bamboo as well as to determine the pattern debris. The test specimens used in this study were 24 pieces. Each of these 6 columns of steel reinforcement as a control specimen, 18 pieces of bamboo reinforcement columns with variation of its side sizes, which is 12 mm (KBB 12), 10 mm (KBB 10) and 8 mm (KBB 8) with each specimen as many as 6 pieces. The experiment test is pressing and bending test of the column. The pressing test is done by giving a smooth load press to the cross section of the column, while the bending test was performed as a test beam with a two load point’s method. The test results showed an average compressive strength and flexural steel frame column respectively 25.00 tons and 2.93 tons. While the average ratio of pressing test and bending test of bamboo column to steel frame column in a row of KBB 12, KBB 10 and KBB 8, 0.85 and 0.73, 0.85 and 0.87 and 0.84 and 0,97. The crack’s pattern that occur in the pressing test begins with cracks on the top of the column and then towards the bottom of the column along with the movement of the column to the side. In the bending test collapse pattern column for the column KBB 12 and KBJ was dominated by bending collapse, meanwhile the KBB 10 and KBB 8 was dominated by shear collapse pattern. |
| Kata kunci | Kolom beton, tulangan bambu, kuat tekan, kuat lentur, pola runtuh. |
| Pembimbing 1 | Nanang Gunawan W, S.T., M.T |
| Pembimbing 2 | Yanuar Haryanto, S.T., M.Eng |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2014-11-19 11:21:42.265692 |