Artikel Ilmiah : E1A010030 a.n. R. AZAQI LAMBANG SAPUTRO
| NIM | E1A010030 |
|---|---|
| Namamhs | R. AZAQI LAMBANG SAPUTRO |
| Judul Artikel | PERAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KEHUTANAN DALAM MENANGANI KASUS TINDAK PIDANA ILLEGAL LOGGING (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 31/Pid.Sus/2013/PN.Pwt.) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penyidikan sebagai bagian dari sebuah proses panjang pembuktian suatu tindak pidana mempunyai peranan yang sangat penting. Dalam penyidikan ditentukan apakah suatu tindak pidana dapat dicarikan barang bukti yang digunakan maupun sekaligus untuk menentukan siapakah pelaku yang telah melakukan tindak pidana tersebut. Dalam melakukan penyidikan undang-undang telah menentukan bahwa hanya beberapa pejabat yang diberi wewenang untuk melakukan penyidikan. Dari wewenang tersebut ada yang sudah diatur berdasarkan KUHAP maupun undang-undang yang sifatnya khusus memberikan wewenang kepada pejabat tertentu untuk melakukan penyidikan. Keberadaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam sistem peradilan pidana mejadi hal yang penting karena tidak semua perkara tindak pidana dapat dilakukan penyidikan oleh penyidik Polri biasa. Keterbatasan personil Polri dan keterbatasan pengetahuan akan bidang lain menyebabkan keberadaan PPNS sangatlah penting dalam mengungkap suatu tindak pidana. Tindak pidana illegal logging yang sekarang ini semakin marak baik dari pelakunya maupun jumlah tindak pidana yang hasilnya berupa kayu sudah dirasa sangat merugikan kepentingan banyak orang. Hal itu ditegaskan dengan banyaknya hutan yang gundul sehingga sering menyebabkan bencana alam (banjir, tanah longsor, dsb). Oleh karena itu keberadaan PPNS Kehutanan dalam membantu Polri untuk mengungkap tindak pidana illegal logging dalam tingkat penyidikan sangatlah diperlukan. Selain untuk memberikan bantuan kepada penyidik Polri, keberadaan PPNS Kehutanan dirasa yang paling mengetahui akan kebutuhan maupun permasalahan yang sering terjadi di kawasan hutan yang menjadi objek perlindungannya. Sehingga dengan begitu peranan PPNS Kehutanan selain untuk preventif (pencegahan) bisa juga menjadi penindak secara langsung dilapangan terhadap orang maupun kelompok perorangan yang sedang melakukan tindak pidana illegal logging. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Investigation as part of a long process of proving a criminal offense has a very important role. In the investigation determined whether a crime can be used to look for evidence and also to determine who the offenders who have committed such offenses. In investigating law has determined that only a few officials who are authorized to conduct investigations. Of the existing authority that is set by the Criminal Procedure Code and the laws that are specifically authorized certain officials to conduct an investigation. The existence of Civil Servant (investigators) in the criminal justice system becoming important because not all criminal assault investigation can be carried out by regular police investigators. Police personnel limitations and the limitations of other fields of knowledge will lead to the existence of investigators is crucial in uncovering a crime. Illegal logging activities are now increasingly prevalent both of the perpetrators as well as the amount of crime that results in the form of wood was considered very detrimental to the interests of many people. This was confirmed by the many deforested so often cause natural disasters (floods, landslides, etc.). Therefore, the existence of Forestry investigators in helping the Police to uncover illegal logging activities in the level of investigation is needed. In addition to providing assistance to police investigators, the existence of Forestry investigators feel are most aware of the needs and problems that often occur in the forest area which is the object of protection. So with that role Forestry investigators in addition to preventive (prevention) can also be directly in the field responder individuals and groups of individuals who are doing illegal logging activities. |
| Kata kunci | Keywords: Investigation, Investigators Forestry, and The Crime of Illegal Logging. |
| Pembimbing 1 | Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Pranoto, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H. |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2014-11-18 17:52:20.522036 |