Home
Login.
Artikelilmiahs
9922
Update
LUTHFI APRI PAMBUDI
NIM
Judul Artikel
Kajian Dehumidifikasi Adsorpi Zeolit Pada Sistem Pengering Efek Rumah Kaca
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengeringan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan bahan pertanian. Pengeringan bertujuan menurunkan kadar air pada bahan sehingga diharapkan bahan menjadi lebih awet. Dalam pengeringan semakin rendah nilai kelembaban relatif (RH) udara, maka proses pengeringan akan semakin cepat. Zeolit merupakan mineral alam yang terdiri dari kristal alumino silica terdehidrasi yang mengandung kation alkali atau alkali tanah dalam rangka tiga dimensi. Zeolit memiliki tiga fungsi utama yaitu sebagai adsorben, katalisator, dan ion exchange. Zeolit mempunyai pori dan luas permukaan yang relatif besar, sehingga mempunyai sifat adsorpsi yang tinggi. Oleh karena kemampuan zeolit ini, maka diharapkan zeolit mampu menurunkan RH pada udara khususnya untuk proes pengeringan. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik suhu dan kelembaban relatif pada proses pengeringan pada pengering efek rumah kaca dengan penambahan zeolit. Penelitian ini menggunakan zeolite alam yang telah di aktifasi dengan cara di oven selama 4 jam dengan suhu 100 oC. Data diperoleh dengan percobaan pada proses pengeringan tanpa zeolit, dengan zeolit tebal 1 cm, dan zeolit tebal 2 cm kemudian dianalisis. Variable yang diukur yaitu suhu bola basah dan kering, kelembaban relatif, dan kecepatan udara. Hasil penelitian menunjukan dengan penambahan zeolit pada pengering efek rumah kaca (ERK) akan meningkatkan suhu di ruang pengering dibandingkan pengeringan tanpa menggunakan zeolit. Nilai peningkatan sebesar 0,16 oC pada penambahan zeolit dengan tebal 2 cm dan 0,08 oC pada penambahan zeolit dengan tebal 1 cm. Zeolit juga menurunkan RH diruang pengering. Nilai penurunan RH ruang pengering dibanding RH lingkungan pada pengeringan dengan zeolit 1 cm sebesar 36,81% dan 79,92% pada pengering dengan zeolit 2 cm dibandingkan pengeringan tanpa zeolit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Drying is one way to preserve agricultural materials. The aim is drying to reduce the moisture content of the material so that the material is expected to be more durable. In drying, lower the relative humidity of air, the drying process will be faster. Zeolite is a natural mineral consisting of dehydrated aluminosilicates crystalline containing alkali or alkaline earth cations of three dimensions framework. Zeolites have three main functions as adsorbents, catalysts, and ion exchange. Zeolite has pores and relatively large surface area, so it has high adsorption properties. Because of the ability of zeolites, it is expected that zeolites are able to lower the RH in the air, especially for the drying process. The purpose of this study is: to know the characteristics of temperature and relative humidity in the drying process in the greenhouse effect dryer with the addition of zeolite. This study used a natural zeolite that had been activated by putting in the oven for 4 hours at 100 ° C. The data is obtained by experimenting on the drying process without zeolite, the zeolite 1 cm, and zeolite 2 cm and then be analyzed. The measured variables are wet and dry temperature, relative humidity, and air velocity. The results showed the addition of the zeolite greenhouse effect dryer will increase the temperature in the drying chamber than drying without using zeolite. The increasing of 0,16 oC for the addition of zeolite with 2 cm thick and 0,08 oC for the addition of zeolite to 1 cm thick. Zeolites is also lowering the relative humidity in the drying chamber. The decreasing of humidity in the drying chamber is 36.81% drying with zeolite 1 cm and 79.92% in the zeolite drying with 2 cm compared to drying without zeolite.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save