Home
Login.
Artikelilmiahs
9886
Update
REDYA SHALAHUDDIN
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PINDAH PANAS PADA TUNGKU TRADISIONAL IMPROVED BERBAHAN BAKAR SERBUK GERGAJI KAYU LABAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tungku tradisional improved yang dimaksudkan dalam penelitian ini merupakan tungku yang digunakan untuk proses pemasakan gula kelapa. Pada umumnya, kehilangan panas pada proses pemasakan menggunakan tungku cukup tinggi dan sangat berpengaruh pada efisiensi pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan suhu selama proses pemasakan air, mengetahui besarnya kehilangan panas yang terjadi pada tungku selama proses pemasakan air, dan mengetahui efisiensi sistem pembakaran pada tungku terhadap jumlah bahan bakar. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sikapat menggunakan tungku tradisional improved yang telah didesain berbahan bakar serbuk gergaji kayu laban. Variabel pengukuran adalah konsumsi bahan bakar, suhu pada masing-masing bagian tungku, suhu air, suhu lingkungan dan kelembaban udara lingkungan. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan persamaan pindah panas, sehingga diperoleh nilai perpindahan panas untuk mengetahui kehilangan panas dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu ruang pembakaran rata-rata sebesar 126,83OC. Total rata-rata panas yang hilang pada bagian ruang pembakaran sebesar 178,80 kJ, bagian cerobong sebesar 37,40 kJ dan bagian wajan sebesar 90,30 kJ. Efisiensi total rata-rata sistem terhadap besarnya bahan bakar yang diberikan dan dihitung berdasarkan panas yang hilang dari sistem tungku adalah 92,83 %.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Traditional furnace improved in this research is a furnace that is used for the process of cooking coconut sugar. Usually, heat loss during cooking process is high and influent on the combustion efficiency. This research aims to determine the change of temperature during the water boiling process, to determine the amount of heat loss in the furnace during the water boiling process, and determine efficiency system to the amount of fuel used. This research was conducted in Sikapat Village using traditional furnace improved used sawdust laban. The research variables include measure the fuel consumption, the temperature of furnace, water temperature, ambient temperature and ambient relative humidity. Measurement data were analyzed using heat transfer equation to determine the amount of heat loss and efficiency system. The result of this research showed that the average temperature of combustion chamber is 126.83OC, the average heat loss in the combustion chamber is 178.80 kJ, in the chimney is 37.40 kJ and in the pan 90.30 kJ. The average total efficiency system to the amount of fuel and analyzed using heat loss furnace system is 92.83 %.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save