Home
Login.
Artikelilmiahs
9851
Update
ANGGIE DIAMANTA ISMAWAN
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA TUMBUHAN RIPARIAN DENGAN MATERIAL TERSUSPENSI DAN TERLARUT (TSS DAN TDS) SERTA STRUKTUR KOMUNITAS MAKROBENTHOS DI SUNGAI BANJARAN BANYUMAS,JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah riparian adalah daerah transisi antara ekosistem darat dan sungai, berperan sebagai penyambung dan penyeimbang ekosistem darat dan sungai dalam mengontrol masukan TSS (Total Suspended Solids) dan TDS (Total Dissolved Solids) ke sungai. Tumbuhan riparian berperan dalam menghalangi curah hujan yang jatuh langsung ke permukaan tanah, menghambat aliran air permukaan, meningkatkan penyerapan air permukaan dan dapat menstabilkan ekosistem perairan sungai. TSS adalah material tersuspensi yang dapat berupa bahan organik sebagai sumber energi yang dapat langsung digunakan oleh makrobenthos. TSS juga dapat berupa lumpur yang akan merubah komposisi substrat dasar sungai sebagai habitat makrobenthos. Kandungan TDS dapat berupa nutrien perairan yang dapat dimanfaatkan oleh produser primer perairan seperti fitoplankton dan alga. Makrobenthos adalah organisme konsumer tingkat pertama atau kedua dalam rantai makanan. Tumbuhan riparian di sepanjang Sungai Banjaran sangat beragam, didominasi oleh tumbuhan bawah seperti rerumputan (Cyperaceae), Cocos nucifera L., Musa acuminate, Bambussa spp. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kandungan TSS dan TDS serta struktur komunitas makrobenthos pada persentase tutupan riparian yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode survey dan teknik stratified random sampling. Data dianalisa dengan ANOVA dan hubungan antara persentase tutupan riparian dengan kandungan TSS, TDS dan komunitas makrobenthos dianalisa dengan PCA (Principal Component Analysis). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan persentase tutupan riparian diikuti dengan penurunan kandungan TSS sebesar 19,43 % dan TDS sebesar 8,45 %. Selain itu temperatur air menurun hingga 20,48 % dan kandungan BOD menurun hingga 29,15 %. Begitu pula dengan penurunan jumlah spesies hingga 6,12 % dan kelimpahan individu makrobenthos hingga 31,08 %. Hasil PCA menggambarkan jumlah spesies dan kelimpahan individu makrobenthos lebih dipengaruhi oleh kandungan TSS dan TDS dibandingkan dengan persentase tutupan riparian di Sungai Banjaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Riparian areas are transitional areas between terrestrial and river ecosystems. Riparian roles as a connector and balancer between terrestrial and river ecosystem, by controlling of TSS and TDS input into the river. These roles run by blocking the precipitation, inhibiting the flow of run-off, increasing of soil water absorption and stabilizing the river ecosystem. TSS is a suspended organic materials as a source nutrient for macro benthic organisms. Beside the organic matter, TSS also consist silt that will change the composition of substrates. TDS contains nutrient that can be consumpted by primary producers such as phytoplankton and algae. Macro benthic organisms are first and second consumer in food web. Riparian plants are diverse along the Banjaran River, it dominated by Grasses (Cyperaceae), Cocos nucifera L., Musa acuminate, Bambussa spp. The purpose of this research is to examine TSS (Total Suspended Solids), TDS (Total Dissolved Solids), community structure of macro benthic organisms in areas with different percentage cover of riparian. Survey and stratified random sampling were applied in this research. Data were analyzed by ANOVA and correlations between them was analyzed by PCA. The result proved that the increasing of percentage cover of riparian was followed by the decreasing of TSS, TDS, temperature and BOD up to, 19,43 %, 8,45 %, 20,48 %, 29,15 % respectively. The number of species and the abundance of macro benthic were also decreased up to 6,12%, 31,08 % respectively. PCA demonstrated that the number of species and the abundance of macro benthic were more affected by the content of TSS and TDS rather than percentage of riparian cover in Banjaran River.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save