Home
Login.
Artikelilmiahs
9839
Update
BAYU ADITYA WICAKSONO
NIM
Judul Artikel
EFISIENSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN Cherax quadricarinatus YANG DIPELIHARA DENGAN PERBEDAAN TEMPERATUR DAN PERSENTASE PROTEIN PAKAN YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Lobster air tawar Cherax quadricarinatus merupakan hewan poikiloterm, Lobster air tawar memerlukan pakan dengan kandungan protein yang tinggi untuk menunjang pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perbedaan temperatur dan persentase protein pakan yang berbeda terhadap efisiensi pakan dan pertumbuhan C. quadricarinatus, mengetahui efisiensi pakan dan pertumbuhan terbaik pada C. quadricarinatus yang dipelihara dengan perbedaan temperatur dan persentase protein pakan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan RAL pola faktorial 4X3X2. Hasil analisis variansi yang diperoleh bahwa tidak ada perbedaan yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian dan efisiensi pakan lobster air tawar (p>0.05). Lobster air tawar yang dipelihara dengan perbedaan temperatur dan persentase protein pakan yang berbeda menghasilkan pertumbuhan mutlak 0,64-3,5g, laju pertumbuhan harian 0,0107-0,0583g/hari, dan efisiensi pakan 6,25-35,28%. Kualitas air pada penelitian ini masih berada dalam kondisi optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cherax quadricarinatus is a poikiloterm animal. It need feed with high protein content to support growth. The aims of this research to know influence temperatures different and feed protein different against feed efficiency and growth C. quadricarinatus, and for know feed efficiency and the best growth C. quadricarinatus preserved with temperatures different and percentage feed protein different. The research was held in experimental with RAL factorials pattern 4X3X2. The result of ANAVA are no significant differences on absolute growth, feed efficiency and daily growth rate of C. quadricarinatus (p>0.05). The result of absolute growth at ranges 0,64-3,5g, daily growth rate at ranges 0,0107-0,05839 and feed efficiency at ranges 6,25-35,28%. The result of water quality are optimal condition C. quadricarinatus.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save