Home
Login.
Artikelilmiahs
9807
Update
WAHYU RAMDHANI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KEBUTUHAN MODAL USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH ANGGOTA KOPERASI PESAT KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modal yang dibutuhkan oleh peternak sapi perah, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi modal usaha peternakan sapi perah, dan mengetahui sumber-sumber modal yang diperoleh peternak sapi perah anggota Koperasi Pesat Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis tabulasi silang atau crosstab dan analisis modal fungsi investasi dengan variabel yang digunakan adalah pendapatan, tenaga kerja, pakan dan jenis pekerjaan. Hasil analisis menunjukan bahwa besarnya modal untuk pembelian ternak dengan rata-rata sebesar Rp. 53.480.000,-, modal untuk pembuatan kandang bangunan dengan rata-rata sebesar Rp. 15.200.000,-, dan untuk pengadaan sapronak dengan rata-rata sebesar Rp. 3.892.206,-. Faktor yang mempengaruhi kebutuhan modal pengadaan sapronak adalah tenaga kerja (P<0,01) dan pakan (P<0,05), Faktor yang mempengaruhi kebutuhan modal pembelian ternak adalah tenaga kerja (P<0,01) dan pendapatan (P<0,10), dan faktor yang mempengaruhi kebutuhan modal pembuatan kandang dan bangunan adalah tenaga kerja (P<0,01) dan pakan (P<0,05). Sumber modal dalam usaha peternakan sapi perah anggota Koperasi Pesat Kabupaten Banyumas dipenuhi oleh peternak itu sendiri, kebutuhan modal yang besar membuat peternakan sapi perah di Indonesia belum berkembang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of the research was to know capital need of the members of dairy cattle business, know the factors effect of capital of dairy cattle business, and to know the sources of capital owned by the members of Pesat Cooperative District Banyumas. Metode of research used by survey with cross tabulation analysis or crosstab and capital investment fungtion analysis with used a variable is income, employee, feed and kind of job. The result of analysis indicated that important capital was for buying cows with an average of Rp. 53.480.000,-, capital for making a cage building with an average of Rp. 15.200.000,-, capital for producting tools with an average of Rp. 3.892.206,-. Factors that affect capital need to buy production tools for employee was most significant (P<0.01) and feed was significant (P<0.05), the factors that affect the need to buy livestock were employee (P<0.01) and income (P<0.10), and the factors that affect the need of capital to make pens and housing were employee (P<0.01) and feed (P<0.01). The capitals of dairy cattle farming of the members of pesat cooperative were self sufficiency, the great capital need made the dairy farming in indonesia did not yet developed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save