Home
Login.
Artikelilmiahs
9806
Update
KURNIAWAN SETIADI
NIM
Judul Artikel
TINJAUAN YURIDIS TENTANG CARA LAHIR DAN AKIBAT HUKUM PENANGGUNGAN, STUDI KASUS TERHADAP PERJANJIAN PENANGGUNGAN ANTARA KUKUH BIMA PERKASA DENGAN FIDA.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan terhadap suatu perjanjian penanggungan dengan tujuan untuk mengetahui perihal lahirnya perjanjian penanggungan dan akibat hukum perjanjian penanggungan. Metode penelitian yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif dan analisis normatif kualitatif. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil analisis data adalah sebagai berikut : 1. Perjanjian penanggungan dalam penelitian ini walaupun dibuat dalam bentuk pernyataan sepihak, tetapi melahirkan perjanjian penanggungan karena diikuti dengan akseptasi oleh kreditur dengan membubuhkan tanda tangan. Akan tetapi isi pernyataan penawaran oleh penanggung (borg) tidak sesuai dengan causa perjanjian penanggungan sebagaimana diatur dalam Pasal 1820 KUH Perdata, sedangkan apabila ditinjau dari segi penerimaannya telah sesuai sehingga melahirkan perjanjian penanggungan. 2. Dalam perjanjian penanggungan, wanprestasinya debitur tidak menimbulkan akibat hukum berupa penggantian kedudukan debitur oleh penanggung, melainkan terjadinya penggantian “prestasi debitur utama” dengan “prestasinya Borg,” yang dalam hal ini prestasi borg adalah sama dengan prestasi debitur utama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted against an agreement bearing in order to know about the birth of the Treaty bearing and effect of bearing legal agreements. Research methods the juridical normative, descriptive research specifications and normative qualitative analysis. The conclusion that can be drawn from the results of the data analysis are as follows: 1. The agreement bearing in this study even though the unilateral statement made in the form, but the bore of bearing arrangement because it followed by acceptance speeches are made by the lender to affix a signature. However, the contents of the statement offer by insurer (borg) did not comply with the Treaty causa bearing as set forth in section 1820 KUH Perdata, while when in terms of acceptance was accordingly so that the bore of bearing arrangements. 2. In the agreement bearing, the debtor does not cause tort due to the legal position of the debtor in the form of reimbursement by the insurer, but the replacement of the main debtors "achievements" with "his achievements Borg," which in this case is the same with the borg achievements achievementsthe main debtors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save