Home
Login.
Artikelilmiahs
9649
Update
TYAS KARINA HAPURA SARI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA DINI (3-5 TAHUN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II KEMBARAN KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Status gizi merupakan salah satu faktor resiko kesakitan dan kematian di Indonesia. Beberapa hal yang mempengaruhi status gizi anak yaitu konsumsi makanan yang kurang dan penyakit infeksi. Kecacingan merupakan salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit yang banyak menyerang balita dan anak usia sekolah dasar. Kecacingan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan, dan produktifitas penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecacingan dengan status gizi anak usia dini (3-5 tahun) di wilayah kerja Puskesmas II Kembaran Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah anak usia dini dengan usia 3-5 tahun yang berjumlah 86 responden yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 42 responden (48,8%) terinfeksi kecacingan dengan derajat ringan. Terdapat 64 (74,4%) responden memiliki status gizi normal, 14 (16,3%) responden memiliki status gizi kurus, 7 (8,1%) memiliki status gizi gemuk, dan 1 (1,2%) responden memiliki status gizi sangat kurus. Uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kecacingan dengan status gizi anak usia dini (p= 0,573). Sebaiknya orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit kecacingan dengan menjaga higiene sanitasi diri dan lingkungan serta perlu memantau status gizi anaknya secara berkala sehingga dapat dideteksi secara dini jika terdapat masalah gizi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nutritional status is a risk factor for morbidity and mortality in Indonesia. Some things that affect the nutritional status of children less food consumption and infectious diseases. Worm infection is a disease caused by parasites that attack many early childhood and primary school age children. Worm infestation can lead to declining health conditions, nutrition, intelligence, and productivity of patients. This study aims to determine the relationship of helminthiasis and nutritional status of early childhood (3-5 years) in Kembaran II Health Center Kembaran District Banyumas Regency. The method used is quantitative research with cross sectional approach. Samples were early childhood aged 3-5 years which amounted to 86 respondents drawn with proportional random sampling technique. The results showed 42 respondents (48.8%) were infected with a mild worm infestation. There are 64 (74.4%) of respondents had a normal nutritional status, 14 (16.3%) of respondents have a lean nutritional status, 7 (8.1%) have the nutritional status of fat, and 1 (1.2%) of respondents have a status nutrition is very thin. Chi-square test showed there was no correlation between worm with early childhood nutritional status (p = 0.573). Parents should raise awareness of the worm to maintain personal and environmental hygiene sanitation and needs to monitor the nutritional status of their children on a regular basis so that it can be detected early if there is a nutritional problem.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save