Home
Login.
Artikelilmiahs
9639
Update
RIZA FAUZI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH BERBAGAI DOSIS PROSTAGLANDIN (PGF2a) DAN GnRH TERHADAP VOLUME AMBING DAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN INDUK DOMBA GARUT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh berbagai dosis hormon PGF2α dan GnRH terhadap volume ambing dan pertambahan bobot badan. Pada penelitian ini menggunakan 18 ekor domba Garut yang pernah beranak, serta 6 ekor domba jantan dewasa yang digunakan sebagai pejantan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, dengan enam perlakuan tiga kali ulangan (setiap prelakuan terdiri atas 3 ekor domba). Domba Garut yang diteliti adalah domba yang sehat, normal dan tidak sedang bunting. Kandang yang digunakan adalah 3 kandang kelompok dengan ukuran 3 m x 2 m tipe panggung. Setiap kandang ditempati 6 ekor domba betina yang sudah dikelompokkan dan dilengkapi dengan tempat pakan. Pakan yang diberikan berupa hijauan yang diberikan pada pagi dan sore hari. Preparat stimulator estrus yang digunakan adalah PGF2α 1 ml (P1), 1,5 ml (P2), 2 ml (P3) dan untuk superovulasi adalah GnRH 0 ml (G1) dan 1 ml (G2) yang berisi 300 IU secara intramuscular. Peralatan yang digunakan adalah alat tulis, buku untuk mencatat, alat suntik dan kamera. Rataan yang didapat dari volume ambing adalah 57,92 ± 1,49 cm3. Rataan yang didapat dari pertambahan bobot badan adalah 67,77 ± 10,03 g/ekor/hari. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa interaksi pemberian hormon PGF2α dan GnRH pada domba Garut tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap volume ambing dan pertambahan bobot badan induk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah volume ambing dan pertambahan bobot badan induk domba Garut induk yang diberi perlakuan PGF2α dan GnRH serta PGF2α tanpa GnRH relatif sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of the study was to determine the effect of various doses of PGF2α and GnRH on the volume of the udder and body weight gain of Garut ewes. A total of 18 Garut ewes ever give birth, and 6 adult rams were used. Research was carried out using the experimental method and using a completely randomized design (CRD) factorial, with 6 treatments and three replicates (each of treatment was replicated three times). Garut sheep used was healthy, normal and not pregnant. Cages used were 3 cages with a group size of 3mx2m stage type. Each cage occupied by 6 ewes that have been grouped and equipped with a feed. Forage was given to sheep in the morning and evening. Estrus stimulator used was 1 ml (P1), 1.5 ml (P2) and 2 ml (P3)of PGF2α and for superovulation was used GnRH of 0 ml (G1) and 1 ml (G2) of GnRH containing 300 IU intramuscularly. The equipment used was stationery, a book , a syringe and a camera. The mean volume obtained from the udder was 57.92 + 1.49 cm3. Data obtained from the average weight gain was 67.77 + 10.03 g/head/day. Analysis of variance showed that there is no interaction effect between GnRH and PGF2α (P> 0.05) on udder volume and body weight gain of Garut ewes, moreover the udder volume and body weight gain were not affected (P>0.05) by administering of PGF2α and GnRH. It can be concluded that the Garut ewes given PGF2α and GnRH or PGF2α without GnRH intramuscularly had the same response in term of the volume of the udder and body weight gain.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save