Home
Login.
Artikelilmiahs
9594
Update
SEVERUS NOVERIO D M
NIM
Judul Artikel
TINDAK PIDANA MENYEMBUNYIKAN ASAL-USUL PERKAWINAN OLEH PRAJURIT TNI (Tinjauan yuridis terhadap Penerapan Pasal 279 ayat (1) KUHP Pada Putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor :178 K/PM.III-12/AD/VIII/2012)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 perkawinan yang sesungguhnya berasas monogami, namun undang-undang nomor 1 Tahun 1974 juga mengizinkan poligami dengan syarat dan ketentuan berlaku sesuai ketentuan pasal 4 dan 5 Undang-undang perkawinan. Penelitian ini mengkaji sebuah tindak pidana menyembunyikan asal-usul perkawinan yang dilakukan oleh seorang anggota TNI. Adapun tindak pidana menyembunyikan asal usul perkawinan merupakan perbuatan yang melanggar ketentuan pasal 279 ayat (1) ke-1 KUHP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan unsur-unsur pasal 279 ayat (1) ke-1 KUHP terhadap putusan pidana Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor :178–K/PM.III-12/AD/VIII/2012, serta untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan pidana terhadap terdakwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif. Data-data yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari berkas putusan pidana Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor :178–K/PM.III-12/AD/VIII/2012. Spesifikasi yang digunakan dalam penelitian adalah Deskriptif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Normatif Kualitatif. Adapun hasil putusan tersebut menjatuhkan terdakwa pidana penjara selama 8 (delapan) bulan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mariagge is a bond between a man and a woman as husband and wife to purpose of forming a family or household, who are happy and everlasting based on the God. In the terms of Indonesian Marriage laws, Marriage is monogamous, but the polygamy allowed with terms and condition apply acoordance with article 4 and 5 Indonesian marriage laws. This Research examine Criminal act to hide the origin of marriage carried by a Indonesian soldier. Criminal act to hide the origin of marriage is acts in violations of article 279 the book of criminal law. The purpose of this research is to determine the applications of the elements article 279 the book of criminal law againts the penal decision of Surabaya military court No:178–K/PM.III-12/AD/VIII/2012, as well as to know the legal considerations by the judge in passed a penal decision against deferdant. The methode used in this research is normative approach. The data used is secondary data, consisting of the penal decision Surabaya Military Court No: 178–K/PM.III-12/AD/VIII/2012. The specification used in this research is Descriptive. The Method of analysis used in this research is normative qualitative method. Finally, the result of a court decision is sentence defendant impose imprisonment for 8 (eight) mounths.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save