Home
Login.
Artikelilmiahs
9563
Update
MUH. DAMAI RAGIL MULYANA
NIM
Judul Artikel
Politik Lingkungan: Interaksi Aktor dalam Pengelolaan Limbah Pabrik Gula Pangka di Desa Pangkah, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Politik Lingkungan: Interaksi Aktor dalam Pengelolaan Limbah Pabrik Gula Pangka di Desa Pangkah, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal”. Secara umum, penelitian ini membahas tentang deskripsi pengelolaan limbah, faktor kontekstual penghambat dan pola interaksi aktor yang terlibat dalam pengelolaan limbah di Pabrik Gula Pangka. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan paradigma non positivis dan menggunakan pendekatan studi kasus. Sementara, teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling untuk menambah informasi. Pola interaksi tiga aktor yaitu pemerintah, perusahaan dan masyarakat dalam pengelolaan limbah Pabrik Gula Pangka. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktor yang mendominasi dalam interaksi pengelolaan limbah yaitu Pabrik Gula Pangka. Di sisi lain, pendirian pabrik memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat dengan penyerapan tenaga kerja besar-besaran. Sehingga, pabrik sendiri mengindahkan proses pengelolaan limbah yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, hal ini nampak ketika masih ditemukan gangguan lingkungan. Dengan demikian, kondisi seperti ini dianggap menjadi hal yang biasa saja dan bukan menjadi suatu permasalahan di masyarakat. Implikasi dari penelitian ini yaitu berkaitan dengan permasalahan adanya dominasi aktor dalam pengelolaan limbah di Pabrik Gula Pangka yaitu sikap tegas dari pemerintah dalam mengimplementasikan Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang pengelolaan limbah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The study is titled " Political of Environmental: Interaction of Actors in the Management Waste of Sugar Factory in Pangkah Village, Pangkah District, Tegal Regency". Generally, this study aims to discuss about description of the waste management and contextual factors inhibiting and interaction patterns of actors involved in it. The method used is descriptive qualitative research, using a non-positivist paradigm and uses a study case approach. Meanwhile, techniques selection informant used in study is purposive sampling to add information. The pattern interaction of three actors, namely governments, companies and communities in waste management Pangka Sugar Factory. The results indicated the interaction of the actors who dominate in the waste management is “Pangka Sugar Factory”. On the other hand, “Pangka Sugar Factory” much contribute to society by providing jobs. Thus, “Pangka Sugar Factory” not care about the waste management process that can cause damage the environment, this condition found when environmental disturbance. So, this condition considered as a matter of course and not a problem. The implications of this research related to main problem of the dominance of the actors in the waste management company in “Pangka Sugar Factory” is the government action in implementing the regulation No. 32 of 2009 on waste management.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save