Home
Login.
Artikelilmiahs
9535
Update
RICKY ANANDA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PEMASARAN SELADA DAN PAKCOY ORGANIK DI KOTA PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecamatan Kedungbanteng merupakan wilayah di Kabupaten Banyumas yang membudidayakan tanaman sayuran secara organik. Salah satu Desa di Kecamatan Kedungbanteng yang membudidayakan sayuran secara organik adalah Desa Windujaya dengan komoditas selada dan pakcoy organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Windujaya dengan tujuan untuk 1) menganalisis saluran pemasaran dan fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pemasaran pada komoditas selada dan pakcoy organik; 2) menganalisis struktur dan perilaku pasar pada masing-masing lembaga pemasaran yang terlibat; 3) menganalisis efisiensi saluran pemasaran selada dan pakcoy organik berdasarkan margin pemasaran, farmer’s share, rasio keuntungan dan biaya. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pengambilan responden secara sensus, berjumlah 4 petani selada organik dan 3 petani pakcoy organik. Penentuan sampel lembaga pemasaran selada dan pakcoy organik menggunakan snowball sampling berjumlah 5 lembaga pemasaran yang terdiri dari 1 pedagang pengumpul dan 4 pedagang pengecer. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran, analisis lembaga dan fungsi-fungsi pemasaran, analisis struktur dan perilaku pasar, analisis margin pemasaran, analisis farmer’s share, serta analisis rasio keuntungan dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 saluran pemasaran selada dan pakcoy organik. Setiap lembaga pemasaran melakukan fungsi pemasaran yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas. Struktur pasar mengarah pada struktur pasar oligopoli. Saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran pemasaran II karena memiliki margin pemasaran yang paling kecil, farmer’s share yang paling besar, serta rasio keuntungan dan biaya paling besar dibandingkan saluran pemasaran I.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kedungbanteng Subdistrict is region in Banyumas Regency that cultivate a vegetables in a organic manner. One of the Village in Kedungbanteng Subdistrict that cultivate a vegetables in a organic manner is Windujaya Village with lettuce and organic pakcoy commodity. This research was conducted in Windujaya Village which was aimed to 1) analyze channels and marketing function that to do by marketing agencies to lettuce and organic pakcoy commodity; 2) analyze structure and market conduct in each marketing agencies that involved; 3) analyze the efficiency marketing channels of lettuce and organic pakcoy grounded on marketing margins, farmer’s share, profit and cost rastio. The case study was used in this research by respondent withdrawal in a census manner, amount 4 organic lettuce farmers and 3 organic pakcoy farmers. Determination of sample marketing agencies lettuce and organic pakcoy using snowball sampling totaling 5 marketing agencies consist of 1 wholesaler and 4 retailers. Data analysis method which used is marketing channels analysis, agency and marketing function analysis, structure and market conduct analysis, marketing margins analysis, farmer’s share analysis, with profit and cost ratio analysis. The result showed there 2 marketing channels of lettuce and organic pakcoy. Every marketing agencies perform marketing functions namely exchange function, physical function, and function facilities. Market structure direct to oligopolized market structure. Second channels is the most efficient channels because having the smallest marketing margins, the highest farmer’s share, profit and cost rastio than first channels.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save