Home
Login.
Artikelilmiahs
9457
Update
HANI HANIFAH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-EFFICACY PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I KEMBARAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang penatalaksanaanya masih bersifat pengendalian dan memerlukan waktu yang lama. Self-efficacy diperlukan untuk meningkatkan kemandirian pasien dalam mengelola penyakitnya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan self-efficacy penderita DM tipe 2. Metode : Analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 69 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner, dan analisis data yang digunakan adalah Chi-square. Hasil : Mayoritas responden berusia 40-65 tahun (87%), dengan jumlah responden perempuan lebih banyak (69,6%), mayoritas responden berpendidikan rendah (79,7%), dan lama menderita DM <11 tahun (92,8%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan self-efficacy (p value: 0,171). Pada penelitian ini juga didapatkan tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, lama menderita DM dengan self-efficacy, tetapi terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan self-efficacy (p value: 0,048). Simpulan : Hasil penelitian ini menemukan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan self-efficacy penderita DM tipe 2.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic syndrome which still needs controlled and long-time in management. Self-efficacy is needed to improve patients’ independence. Objective: To determine the relations between family support and self-efficacy of type 2 diabetes mellitus patients at Kembaran 1 Public Health Center. Methods: Correlative analytical with cross sectional. Sampling technique was used a purposive sampling. Study participants were 69 respondents. Research instrument was used questionaire. Data analysis was used Chi-square. Results: The majority of respondents age is around 40-65 years old (87%), women are more (69,6%), less education (79,7%), duration of DM suffering <11 years (92,8%). Chi-Square test results showed there is no significant relations between family support and self-efficacy (p value: 0,171). This research also pointed out that there is no relations between age, sex, duration of DM suffering and self-efficacy, but there is significant relations between educational level and self-efficacy (p value: 0,048). Conclusion: There is no significant relations between family support and self-efficacy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save