Home
Login.
Artikelilmiahs
9445
Update
DIAN RATNA RAHAYU
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN STATUS GIZI DAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI PADA ANAK SEKOLAH DASAR PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN BANYUMAS (Studi di SDN 1 Purwojati dan SD Santo Yosep)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Anak sekolah usia 6-12 tahun memerlukan perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan zat gizi dalam tubuh untuk mencapai status gizi seimbang. Selain kebutuhan zat gizi, aktivitas fisik juga dibutuhkan oleh tubuh untuk peningkatan kesegaran jasmani agar dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan baik. Perbedaan letak geografis tempat tinggal memiliki pengaruh terhadap pola makan dan aktifitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan status gizi dan tingkat kesegaran jasmani pada anak sekolah dasar perdesaan dan perkotaan di Kapubaten Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V sebanyak 52 anak. Analisis data menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil: kategori status gizi lebih pada anak sekolah dasar di perdesaan (11.5%) lebih rendah dibandingkan dengan anak sekolah dasar di perkotaan (38.5%) sebaliknya kategori tingkat kesegaran jasmani sedang, pada anak sekolah dasar di perdesaan (57.7%) lebih tinggi dibandingkan anak sekolah dasar di perkotaan (15.4%). Kesimpulan: terdapat perbedaan status gizi (p=0.02) dan tingkat kesegaran jasmani (p=0.00) pada anak sekolah dasar di perdesaan dan perkotaan. Saran: siswa diharapkan meningkatkan aktivitas fisik di luar jam pelajaran sekolah agar memperoleh kondisi fisik yang baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
School age children 6-12 years require attention to meet the needs of nutrients in the body to achieve a balanced nutritional status. In addition to nutritional status, physical activity is also needed to increase physical activity by the body in order to perform daily activities. The difference of geographical location of domicile has an influence on eating pattern and daily activities. This research aimed to know the difference of nutritional status and physical fitness level between rural and urban elementary school children in Banyumas district. The type of research used was descriptive quantitative with cross-sectional approach. Sampling used purposive sampling technique. Sample used was 52 students of class V elementary school. The data analysis used Independent sample t-test. Result showed category overweight of nutritional status for children in rural (11.5%) was lower than children in urban (38.5%). Conversely, physical fitness level for children in rural (57.7%) was higher than children in urban(15.4%). Conclusion: there were differences in nutritional status (p=0.02) and physical fitness level (p=0.00) on elementary school children in rural and urban areas. Suggestion: students are expected to increase physical activity outside of school hours in order to obtain good physical condition.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save