Home
Login.
Artikelilmiahs
9419
Update
I NGURAH ARDHI WIRATAMA
NIM
Judul Artikel
PERAN KELUARGA DALAM PENANGANAN KORBAN PASCA KEJADIAN KEJAHATAN SEKSUAL PADA ANAK DI KABUPATEN BANYUMAS PERIODE 2012-2013
Abstrak (Bhs. Indonesia)
I Ngurah Ardhi Wiratama*, M. Zaenuri S.H., Sotyania Wardhianna *Jurusan Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia ABSTRAK Latar Belakang : Komnas Perlindungan Anak dan Badan Perlindungan Masyarakat Keluarga Berencana Kabupaten Banyumas mencatat Kasus KTA jenis kejahatan seksual pada anak menempati kejadian paling tinggi. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam perlindungan pada anak. Nilai-nilai moral untuk pertama kali diperoleh dari lingkungan keluarga, khususnya orang tua. Idealnya anak mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, sosial, maupun spiritual. Sayangnya, pada kenyataannya di masyarakat, banyak yang memperlakukan anak secara kurang manusiawi Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran fungsi-fungsi keluarga dalam penanganan pada anak yang menjadi korban pasca kejahatan seksual di wilayah Kabupaten Banyumas periode tahun 2012-2013. Metode : Penelitian ini merupakan studi kualitatif terhadap 6 orang perwakilan keluarga korban dan 2 wawancara ahli. Semua informan dilakukan wawancara mendalam untuk mengetahui masing-masing dari aspek peran fungsi keluarga dalam penanganan anak yang menjadi korban kejahatan seksual beserta kronologi kejadian. Wawancara ahli dilakukan untuk mengkonfirmasi hasil wawancara dengan informan. Data dideskripsikan dalam bentuk transkrip wawancara dan dilakukan triangulasi data. Hasil : Data menunjukkan peran fungsi keluarga dalam penanganan dari aspek afektif, sosialisasi peran, dan perawatan kesehatan, telah diterapkan dalam keluarga korban, dalam penanganan terhadap anak. Peran fungsi keluarga dalam penanganan korban kejahatan seksual pada anak dapat memperbaiki kondisi psikososial agar dapat melanjutkan kehidupan anak seperti semula. Dampak kondisi psikologis anak sebenarnya tidak dapat dilihat secara kasat mata, sehingga perlu di konfirmasi oleh psikolog. Keluarga korban belum sepenuhnya mengerti mengenai definisi kesehatan secara holistik, namun mereka telah menerapkan fungsi perawatan kesehatan secara holistik. Kesimpulan : Peran fungsi keluarga dapat memperbaiki kondisi anak dari semua aspek seperti psikososial, membuat rasa aman dan kasih sayang dalam pemulihan rasa percaya diri pada anak, serta perawatan kesehatan secara holistik dalam pemeliharaan anak untuk melanjutkan kehidupannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background : The National Commission for Child Protection and Family Planning Agency Public Protection Cases Banyumas noted KTA types of sexual crimes on children occupy the highest incidence. The family has a very important role in the protection of the child. Moral values obtained for the first time from the family, especially the parents. Ideally, the child gets the widest possible opportunity to grow and develop optimally, both physically, mentally, socially, and spiritually. Unfortunately, the reality in society, much less treat children humanely. Objective : This study aimed to determine the role of family functions in the treatment of children who are victims of sexual crimes in the post-Banyumas regency period 2012-2013. Methods : This study is a qualitative study of the 6 representatives of families of the victims and two expert interviews. All informant interviews were conducted to determine the depth of each of the aspects of the role of family functioning in handling children who are victims of sexual crimes and their chronology of events. Expert interviews conducted to confirm the results of interviews with informants. The data will be described in the form of transcripts of interviews and triangulation of data. Results : The data indicate the role of family functioning in the treatment of affective aspects, role socialization, and health care, has been applied to the victim's family, in the treatment of children. The role of family functioning in the treatment of victims of sexual crimes on children can fix psychosocial conditions in order to continue the child's life as before. The impact of childhood psychological condition actually can not be seen, so it needs to be confirmed by psychologists. Families of the victims have not fully understood the definition of holistic health, but they have implemented holistic health care function. Conclusion : The role of family functioning can improve the condition of children of all aspects such as psychosocial, make sense and compassion in the recovery of self-confidence in children, as well as holistic health care in the maintenance of the child to continue his life.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save