Home
Login.
Artikelilmiahs
9337
Update
NURUL KHAERUNNISAH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENAMBAHAN NUTRISI PADA MEDIUM CAIR DAN PADAT TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN BIOMASSA MISELIUM DAN TUBUH BUAH Pleurotus ostreatus
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai nutrisi yang mengandung nitrogen dan mineral pada medium cair dan tepung jagung pada medium padat terhadap kandungan protein pada biomassa miselium dan tubuh buah Pleurotus ostreatus, mengetahui komposisi pengayaan nutrisi medium yang menghasilkan kandungan protein tertinggi pada biomassa miselium dan tubuh buah P. ostreatus. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicobakan adalah pengayaan nutrisi medium pada medium cair dan padat. Variabel yang digunakan dalam percobaan ini adalah variabel bebas berupa komposisi penambahan nutrisi pada medium, sedangkan variabel tegantung berupa kandungan protein jamur tiram putih (P. ostreatus) pada masing-masing perlakuan. Parameter utama yang diamati adalah kandungan protein pada biomassa miselium dan tubuh buah, sedangkan parameter pendukung adalah bobot basah dan bobot kering miselium dan tubuh buah, serta pH awal dan pH akhir medium. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), dan perbedaan nyata antar perlakuan dianalisis lebih lanjut dengan uji Duncan pada tingkat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nutrisi pada medium cair dan padat menunjukkan kandungan protein yang beragam dengan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01). Hasil kandungan protein tertinggi yaitu pada perlakuan FC2 dan TJ0 dengan persentase rata-rata 28,92 ± 2,703 % dan 24,92 ± 0,746 % sedangkan kandungan protein terendah diperoleh dari parlakuan FC1 dan TJ1 dengan persentase rata-rata yaitu 12,68 ± 2,733 % dan 18,77 ± 0,619 %. Hasil tersebut menunjukkan penambahan nutrisi pada medium pertumbuhan P. ostreatus memberikan hasil yang beragam terhadap kandungan proteinnya. Tingginya kandungan N pada medium cair mampu meningkatkan kandungan protein pada miseliumnya, sedangkan pada medium padat penambahan N tidak mampu mengkatkan kandungan protein pada tubuh buah P. ostreatus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the effect of various nutrients were containing nitrogen and minerals in a liquid and solid medium cornmeal on the protein content in the biomass of mycelium and fruiting bodies of Pleurotus ostreatus, knowing the composition of nutrient enrichment medium that produces the highest protein content in the biomass of mycelium and P. ostreatus fruiting bodies. The method used in this study was experimental with completely random design. The treatment tested was medium nutrient enrichment in a liquid and solid medium. The Variables used in this experiment is the independent variable in the form of addition of nutrients on the composition of the medium, while the dependent variable in the form of a protein content of oyster mushroom (P. ostreatus) on each treatment. The main parameters measured were protein content in the biomass of mycelium and fruiting bodies, while supporting parameters are wet weight and dry weight of mycelium and fruiting bodies, as well as the initial and final pH of the medium. The data was produced, it is analyzed using analysis of variance (ANOVA), and significant differences among treatments were analyzed further by Duncan's test at the 95% level. The results showed that the addition of nutrients in liquid and solid medium showed that the protein content varied with a highly significant difference (P<0.01). highest protein content results in the treatment of FC2 and TJ0 with an average percentage of 28.92 ± 2.703 % and 24.92 ± 0.746 % while the lowest protein content obtained from FC1 and TJ1 treatment with an average percentage is 12.68 ± 2.733 % and 18.77 ± 0,619 %. The results showed the addition of nutrients in the growth medium P. ostreatus provide mixed results on the protein content. high content of N in the liquid medium can increase the protein content in the mycelium, while the medium upon addition of N is not able to increase the protein content in the fruit body P. ostreatus.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save