Home
Login.
Artikelilmiahs
9315
Update
PIAT SUPRIATNA
NIM
Judul Artikel
STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN PADA UPACARA ADAT KAMPUNG NAGA DI KABUPATEN TASIKMALAYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kampung Naga merupakan salah satu perkampungan adat di Indonesia yang masih bertahan dan memegang teguh adat istiadatnya. Salah satunya adalah pemanfaatan tumbuhan pada upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies tumbuhan dan pemanfaatannya dalam berbagai proses upacara adat pada masyarakat Kampung Naga dan mengetahui peran dan usaha masyarakat Kampung Naga dalam melestarikan keanekaragaman tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik wawancara semi terstruktur terhadap kuncen/kepala adat, tokoh masyarakat, dan warga masyarakat sekitar mengenai hal-hal yang berhubungan dengan adat istiadat masyarakat Kampung Naga dalam pemanfaatan tumbuhan untuk upacara adat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 spesies tumbuhan dari 15 familia yang dimanfaatkan oleh masyarakat pada upacara adat di Kampung Naga. Spesies tumbuhan tersebut dimanfaatkan masyarakat Kampung Naga pada upacara hajat sasih, upacara nujuh bulan, upacara kelahiran, upacara kematian, upacara perkawinan, upacara khitanan massal, dan upacara penanaman, pemanenan, dan penyimpanan padi. Adapun spesies tumbuhan yang dimanfaatkan pada upacara adat Kampung adalah Falcataria moluccana (Miq.) Barneby & J.W.Grimes, Allium sativum L., Alstonia angustiloba Miq., Areca catechu L., Arenga pinnata (Wurmb) Merr., Artocarpus integer (Thunb.) Merr., Bambusa spinosa Roxb., Bischofia javanica Blume, Carica papaya L., Citrus x aurantium L., Cocos nucifera L., Cordyline fructicosa (L.) A. Chev., Cheilocostus speciosus (J.Koenig) C.D.Specht, Curcuma longa L., Ficus obscura Bl., Homalomena occulta (Lour.) Schott., Ipomea batatas Lam, Kaempferia galanga L., Manihot esculenta Crantz, Musa x paradisiaca L, Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm., Oryza sativa L, Piper betle L., Pogonatherum paniceum (Lam.) Hack., dan Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.Dietr. Peran dan usaha masyarakat Kampung Naga dalam melestarikan keanekaragaman tumbuhan yang dimanfaatkan pada upacara adat dengan bentuk kearifan lokal berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat istiadat, hukum adat, dan aturan-aturan khusus. Kata kunci: pemanfaatan tumbuhan, upacara adat, Kampung Naga
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kampung Naga is one of the indigenous villages in Indonesia that still persist and uphold it’s customs. One example is the use of plants in traditional ceremonies conducted by Indigenous Peoples in Kampung Naga at Tasikmalaya Regency. The purpose of this study was to determine the plant species and its utilization in various traditional ceremonies by Kampung Naga’s Indigenous People and determine the roles and efforts of Kampung Naga’s Indigenous People in conserving the plant diversity used in traditional ceremonies. The method used in this study is a survey method with a semi-structured interview technique to Kuncen/head of customs, community leaders , and residents of surrounding communities on matters relating to the customs of Kampung Naga’s Indigenous Peoples in the use of plants for traditional ceremonies . Data were analyzed descriptively . The results showed that there were 25 species of plants from 15 familia used by people in traditional ceremony at Kampung Naga. The plants were used by Kampung Naga’s Indigenous People at hajat sasih ritual, nujuh bulan ritual, birth ritual, death ritual, marriage ritual, mass circumcision ritual, and rice planting, harvesting, and storage ritual. The plant species are Falcataria moluccana (Miq.) Barneby & J.W.Grimes, Allium sativum L., Alstonia angustiloba Miq., Areca catechu L., Arenga pinnata (Wurmb) Merr., Artocarpus integer (Thunb.) Merr., Bambusa spinosa Roxb., Bischofia javanica Blume, Carica papaya L., Citrus x aurantium L., Cocos nucifera L., Cordyline fructicosa (L.) A. Chev., Cheilocostus speciosus (J.Koenig) C.D.Specht, Curcuma longa L., Ficus obscura Bl., Homalomena occulta (Lour.) Schott., Ipomea batatas Lam, Kaempferia galanga L., Manihot esculenta Crantz, Musa x paradisiaca L., Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm., Oryza sativa L, Piper betle L., Pogonatherum paniceum (Lam.) Hack., and Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.Dietr. Roles and efforts of Kampung Naga’s Indigenous People in conserving plant diversity used in traditional ceremonies was shown in the form of local wisdom such as value, norms, ethics, beliefs, customs, customary law, and special rules. Keywords: use of plants, traditional ceremonies, Kampung Naga
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save