Home
Login.
Artikelilmiahs
9305
Update
DANI ABDURRAHMAN MU'THI
NIM
Judul Artikel
KEKUATAN BALOK BETON PRACETAK TULANGAN BAMBU MENGGUNAKAN BETON MUTU K-200 DENGAN VARIASI PANJANG PENYALURAN SAMBUNGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Permasalahan pada konstruksi beton adalah waktu pelaksanaan yang cukup lama serta biaya konstruksi yang terus meningkat. Permasalahan ini membuat timbulnya teknologi beton pracetak yang dinilai lebih efektif dan efisien. Penggunaan pracetak yang dilakukan secara massal akan menekan biaya dibanding menggunakan beton konvensional. Sementara semakin menipisnya ketersediaan material bijih besi membuat material ini menjadi mahal. Sehingga manusia harus menemukan alternatif bahan pengganti baja tulangan yang memiliki sifat mekanik hampir sama dan keberadaanya masih melimpah. Salah satu alternatifnya adalah bambu. Pada kajian ini akan dilakukan penelitian penggunaan sistem balok pracetak dengan menggunakan tulangan bambu sebagai bahan pengganti dari material baja sebagai tulangan. Parameter yang ingin dicapai ialah mengetahui kapasitas balok tulangan baja, balok tulangan bambu, balok pracetak tulangan bambu, pola retak dan pola keruntuhan, serta panjang penyaluran sambungan efektif balok pracetak. Penelitian dilakukan terhadap 6 buah balok beton bertulang, masing-masing 3 buah balok tulangan baja (BK), 3 buah balok tulangan bambu (BB), 3 buah balok pracetak penyaluran 5 cm (BP5), 3 buah balok pracetak penyaluran 7 cm (BP7), 3 buah balok pracetak penyaluran 9 cm (BP9), dan 3 buah balok pracetak penyaluran 9 cm tanpa angkur (BP9T). Dari hasil pengujian menunjukan bahwa pada balok tulangan bambu (BB) memiliki rasio 0,53 terhadap BK. Pada balok pracetak didapatkan panjang penyaluran sambungan efektif yaitu pada penyaluran 7 cm dengan rasio 0,21 yang lebih tinggi dari BP5 dan BP9 yaitu 0,09 dan 0,11. Terjadi peningkatan kapasitas pada BP9 dibanding BP9T dengan peningkatan kapasitas 47,20%. Pola keruntuhan pada BK merupakan runtuh geser lentur, pada BB terjadi keruntuhan lentur, dan pada BP5,BP7,BP9 dan BP9T terjadi keruntuhan pada sambungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The strength of precast concrete beam bamboo reinforcement use concrete quality K-200 with variation of long distribution connection. Dani Abdurrahman Mu’thi The problem in beam construction is long time process and construction price that continuously increase. This problem trigger new technology of beam precast that more effective and efficient. Using precast in massive production will decrease cost compare with using conventional beam. In the other hand, iron core stock that getting decrease make it expensive. So, human should found substitution material to replace steel reinforcement which has similarity and easy to find. One of the alternative is bamboo. This research use precast beam system with bamboo reinforcement as material for replace steel. The parameter that going to reach known the capacity of beam steel reinforcement, beam bamboo reinforcement, beam precast of bamboo reinforcement, crack pattern and collapse pattern, and also effective long distribution connection beam precast. This research tested to six concrete beams reinforcement consist of three beam steel reinforcement, three beam bamboo reinforcement ,three precast beam distribution 5 cm, three precast beam distribution 7 cm, three precast beam distribution 9 cm, and three precast beam distribution 9 cm without anchor. The result of test show beam bamboo reinforcement has ratio 0,53 toward beam steel reinforcement. Effective distribution for precast beam is 7 cm with ratio 0,21 higher than precast beam distribution 5 cm and precast beam distribution 9 cm 0,09 and 0,11. There was increasing capacity to precast beam distribution 9 cm compare to precast beam distribution 9 cm without anchor as 47,20 %. Collapse pattern on beam steel reinforcement is flexural shear collapse. Collapse pattern on beam bamboo reinforcement is bending collapse, and for precast beam distribution 5 cm, precast beam distribution 7 cm, precast beam distribution 9 cm, and precast beam distribution 9 cm without anchor got collapse in connection.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save