Home
Login.
Artikelilmiahs
9302
Update
LUSIANA NIKEN LISTIYORINI
NIM
Judul Artikel
PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH CENDAWAN PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) DI DESA SUMBANG KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tomat (Lycopersicum esculentum) sejak dahulu telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Tomat merupakan komoditas hortikultura yang dapat ditanam pada hampir semua wilayah baik dataran rendah maupun tinggi. Desa Sumbang Kecamatan Sumbang merupakan salah satu daerah yang banyak terdapat pertanaman tomat di Kabupaten Banyumas. Pertanaman tomat di Desa Sumbang banyak mengalami kerugian salah satunya karena penyakit yang disebabkan oleh cendawan, sehingga diperlukan penelitian mengenai jenis serta persentase penyakit yang disebabkan oleh cendawan di Desa Sumbang. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman tomat, mengetahui jenis penyakit yang disebabkan oleh cendawan yang paling banyak muncul pada tanaman tomat dan mengetahui besarnya persentase penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman tomat. Metode yang digunakan adalah metode survei, teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Jumlah tanaman yang disurvei sebanyak 25 tanaman dalam satu lokasi diambil berdasarkan rumus dari Supranto. Dipilih tanaman pada setiap lokasi yang terdapat penyakit dan dicocokkan berdasarkan tanda dan gejala yang ditunjukkan menggunakan buku: “Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura Di Indonesia”, “Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan” dilanjutkan dengan menghitung persentase dan frekuensi kemunculan penyakit.Hasil penelitian di peroleh bahwa terdapat empat penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada pertanaman tomat di Desa Sumbang Kecamatan Sumbang, yaitu hawar daun, bercak coklat, antraknosa buah dan layu. Penyakit hawar daun merupakan penyakit yang paling banyak muncul. Presentasi penyakit hawar daun sebesar 94,14%, bercak coklat sebesar 89,07%, antraknosa buah sebesar 15,74% dan layu sebesar 5,87%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tomato (Lycopersicum esculentum Mill.) long ago been consumed by many people. Tomato is a horticultural commodity that can be grown in almost all areas both lowland and high. District of Sumbang Sumbang village is one area that many are tomatoes farm in Banyumas. Contribute tomatoes farm in the village one of many suffered losses due to diseases caused by fungi, so that the necessary research on the type and percentage of disease caused by the fungus in the village of Contribute.This research aims to determine the types of diseases caused by the fungus on tomato plants, knowing the type of fungus disease that appears most on tomato plants and determine the percentage of disease caused by the fungus on tomato plants. The experiment was conducted in the Sumbang village, Sumbang sub district, Banyumas. The method was used a survey method, The sampling technique was done by Simple Random Sampling. The number of plants surveyed as many as 25 plants in one location taken based on the formula of Supranto. Plants are selected at each location that contained diseases and matched based on signs and symptoms are shown using the book: "Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura Di Indonesia”, "Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan continued with counting the percentage and frequency of occurrence of the disease. The results obtained in the study that there are four diseases caused by the fungus on tomato crop in the village of Sumbang village, Sumbang sub district, those disease are leaf blight, brown spots, fruit anthracnose and wilt. Leaf blight is a disease that appears most. Presentation leaf blight of 94.14%, 89.07% for brown spot, anthracnose fruit amounted to 15.74% and 5.87% wilted.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save