Home
Login.
Artikelilmiahs
9282
Update
ARIF DWI NUGROHO
NIM
Judul Artikel
Analisis Perbaikan Rugi Daya Dan Jatuh Tegangan Dengan Metode Pemerataan Beban Pada Jaringan Distribusi 20 kV Feeder 04 Gardu Induk 150 KV Rawalo PT. PLN (persero) APJ Purwokerto.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meningkatnya aktifitas kehidupan masarakat dan bertambah pesatnya alat-alat yang menggunakan energy listrik mengakibatkan penambahan beban pada jaringan listrik. Penambahan beban listrik mengakibatkan adanya perluasan jaringan listrik, semakin panjang jaringan maka konduktor yang digunakan juga akan semakin panjang. Pada sistem distribusi dibedakan atas jaringan primer dan sekunder.Jaringan distribusi primer adalah jaringan dari travo gardu induk ke gardu distribusi lebih dikenal dengan jaringan tegangan menengah (sistem distribusi 20 kV).Sedangkan distribusi sekunder adalah jaringan saluran dari travo gardu distribusi hingga konsumen atau lebih dikenal dengan jaringan tegangan rendah (JTR 220/380 V).Rugi-rugi daya dapat diminimalisir dengan rekonfigurasi jaringan salah satunya dengan metode pemerataan beban yaitu dengan memindah beban dalam hal ini adalah travo distribusi pada fasa beban lebih ke fasa dengan beban sedikit, sehingga beban menjadi seimbang.Berdasarkan hasil analisis dan pemodelan simulasi menggunakan ETAP 7.0.0 setelah dilakukanpemerataan beban, maka didapatkan penurunanrugi daya pada sistem distribusi 20 kV feederRWO 04 dari 262.2 kW menjadi 229,0 kW, selain itu juga menurunkan persentase ketidakseimbangan beban dari 49 % menjadi 1.3 % dimana persentase ketidakseimbangan beban tersebut telah memenuhi standar SPLN 12 : 1978 yaitu perbedaan arus antar fasa tidak >25%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Increased activity of their community life and the rapid increase tools that use electrical energy resulting in additional load on the power grid. The addition of electrical load resulted in the expansion of the electricity network, the longer the network is used then the conductor will also become longer. In the distribution system divided into primary and sekunder. network primary distribution is a transformer substations to distribution substations, better known by the medium voltage network (20 kV distribution system) .whereas secondary distribution is a channel of distribution transformer substations to consumers or better known the low voltage network (JTR 220/380 V) . power-loss can be minimized with one network reconfiguration with load equalization method is to move the load in this case is the phase distribution transformer load is into phase with the load a little, so that the load becomes balance. Be based results of analysis and simulation modeling using ETAP 7.0.0 after performed equalization load, then obtained decrease in loss power at 20 kV distribution system feeder RWO 04 from 262.2 kW to 229.0 kW, but it also reduced the percentage of load imbalance of 49% to 1.3% where the percentage of load imbalance that meets the standards SPLN 12: 1978 is the difference between the phase currents is not > 25%. Keywords: repair power loss and voltage drop, 20 kV distribution network, load equalization
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save