Home
Login.
Artikelilmiahs
9280
Update
IBADURRAHMAN EL FIRDAUS
NIM
Judul Artikel
POPULASI BAKTERI PADA BIOFERTILIZER KOMERSIAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perlu upaya dalam mengembangkan biofertilizer, pupuk anorganik yang telah terbukti memiliki dampak negatif terhadap pencemaran lingkungan antara lain penurunan kesuburan tanah, pencemaran air dan tanah, bahaya residu pestisida, penurunan keanekaragaman hayati dan ketergantungan terhadap sumber energi yang tidak terbarukan. Maka, perlu suatu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah di atas salah satunya yaitu dengan penggunaan pupuk hayati (biofertilizer) yang diinokulasikan dengan bakteri juga sebagai salah satu teknologi alternatif ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui jenis bakteri pada biofertilizer komersial; (2) Untuk mengetahui berapa kandungan bakteri pada biofertilizer komersial. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif analitis yang dilakukan di labolatorium mikrobiologi Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman untuk penuangan bakteri dan perhitungan jumlah populasi bakteri. Perlakukan terdiri dari lima macam media selektif pertumbuhan bakteri dan pada media NA kemudian dilakukan pengenceran bertingkat, setiap pengenceran digunakan dua cawan petri (duplo). Media selektif yang digunakan adalah: (1) Ashby; (2) Caceres; (3) Kings B; (4) TSA; dan (5) YEMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis bakteri beserta jumlah yang ditemukan dalam biofertilizer komersial adalah Azospirillum spp., Azotobacter spp., Bacillus spp., Pseudomonas spp., dan Rhizobium spp. Jumlah bakteri biofertilizer komersial yang ditumbuhkan pada media selektif berbeda yaitu media King’s B tumbuh Pseudomonas spp. sejumlah 1,5 x 108 cfu/ml, media Caceres tumbuh Azospirillum spp. sejumlah 1,87 x 108 cfu/ml, media Asbhy tumbuh Azotobacter spp. sejumlah 5,2 X 105 cfu/ml, media TSA tumbuh Bacillus spp. sejumlah 6 x 104 cfu/ml, media YEMA untuk bakteri Rhizobium spp sejumlah. 1,35 x 106 cfu/ml.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Need an attempt to develop biofertilizer, inorganic fertilizers have been shown to have a negative impact on environmental pollution. So, should an attempt was made to solve the above problems one of which is the use of biological fertilizers (biofertilizer).The purpose of this study is (1) To determine the type of bacteria in commercial biofertilizer; (2) To determine how the bacterial content in commercial biofertilizer. Treat consists of five different selective media and bacterial growth media dilution NA then conducted stratified, each dilution used two petri dishes (Duplo). Selective media used were: (1) Ashby; (2) Caceres; (3) Kings B; (4) TSA; and (5) YEMA. Experiments conducted over two days. The results showed that the types of bacteria and the amount that is found in commercial biofertilizer Azospirillum spp., Azotobacter spp., Bacillus spp., Pseudomonas spp., And Rhizobium spp. The number of commercial biofertilizer bacteria grown on different selective media that King's B medium grew Pseudomonas spp. 1.5 x 108 cfu / ml, Caceres growing media Azospirillum spp. 1.87 x 108 cfu / ml, medium Asbhy grown Azotobacter spp. 5.2 X 105 cfu / ml, TSA media to grow Bacillus spp. 6 x 104 cfu / ml, YEMA media for Rhizobium spp. 1.35 x 106 cfu / ml.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save