Home
Login.
Artikelilmiahs
9268
Update
AJI DARMAWAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENAMBAHAN PIN TERHADAP KUAT LEKAT TULANGAN BAMBU APUS PADA BETON MUTU K-225
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK PENGARUH PENAMBAHAN PIN TERHADAP KUAT LEKAT TULANGAN BAMBU APUS PADA BETON MUTU K-225 Aji Darmawan Beton merupakan material yang paling sering digunakan dalam aplikasi struktur pada konstruksi, namun beton memiliki kelemahan terhadap beban tarik. Kombinasi yang umum dilakukan adalah dengan komposit antara beton dan baja menjadi beton bertulang. Penggunaan berlebihan terhadap tulangan baja menyebabkan kelangkaan material baja yang berdampak pula pada nilai ekonomisnya. Bambu merupakan material alternatif yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pengganti tulangan baja, karena memiliki kekuatan tarik yang mampu diperbandingkan dengan baja, namun penelitian terdahulu tentang bambu menemukan beberapa masalah antara lain adalah masalah susut pada tulangan bambu. Tulangan bambu akan mengembang akibat penyerapan air pada beton segar dan kemudian akan menyusut bersamaan dengan penguapan air pada proses pengeringan beton. Penyusutan bambu berakibat pada hilangnya lekatan bambu dan beton sehingga terjadi slip antara tulangan bambu dengan beton. Dalam penelitian ini dilakukan treatment khusus dengan menggunakan pin dari kawat baja yang digunakan sebagai penahan pada saat terjadi penyusutan pada tulangan bambu. Perilaku pin baja dapat diketahui dengan perbandingan perilaku antara benda uji tanpa pin yang diberi lakban dengan benda uji dengan pin baja. Variabel bebas yang digunakan adalah diameter tulangan bambu, jumlah pin dan jarak pin. Tipe pengujian yang dilakukan adalah pengujian pull-out dengan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran diameter 12 cm. Pendekatan analisis dilakukan sebagai kontrol dengan penyetaraan dimensi bambu dengan diameter tulangan baja 6 mm dan 8 mm, sedangkan jumlah pin yang digunakan dengan variasi pin 0, pin 2, pin 3 dan pin 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio benda uji pull-out tulangan baja diameter 6 mm dan benda uji pull-out bambu dengan variasi diameter 0,2,3 dan 4 berturut-turut sebesar 0,05, 0,55, 1,01 dan 1,15, sedangkan rasio benda uji pull-out tulangan baja diameter 8 mm dan benda uji pull-out bambu dengan variasi diameter 0,2,3 dan 4 berturut-turut sebesar 0,14, 0,48, 0,79 dan 0,96. Berdasarkan rasio tersebut dapat simpulkan bahwa kuat lekat pada tulangan besi dapat disamakan dengan tulangan bambu setara diameter 6 mm (BB1) dengan jumlah pin 3, dan untuk benda uji bambu setara diameter 8 mm (BB2) dengan variasi pin jumlah pin 4. Kata kunci : Beton, Susut Bambu, Pin Baja, Uji Pull-out.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT EFFECT OF PIN ADDITION TO BOND STRENGTH OF APUS BAMBOO REINFORCEMENT IN CONCRETE K-225 Concrete is the material most commonly used in structural applications in construction, but has a weakness against the concrete tensile load. A common combination is the composite between concrete and steel into reinforced concrete. Excessive use of the steel reinforcement material causing shortages impact the economic value. Bamboo is an alternative material that has the potential to be developed as a replacement for steel reinforcement, because it has a tensile strength comparable to steel capable, but previous studies on bamboo found several problems, among others, is the problem of shrinkage on bamboo reinforcement. Reinforcement bamboo will swell due to moisture absorption on fresh concrete and then will shrink along with the evaporation of water in the drying process of concrete. Depreciation results in the loss of bond between bamboo and concrete resulting in slippage between the bamboo reinforcement with concrete. In this research, a special treatment by using pins of steel wire which is used as a buffer in the event of depreciation on bamboo reinforcement. The behavior of pin can be determined by a comparison between the behavior of the test object without the pins are given a tape with the test specimen with a pin. The independent variables used are bamboo reinforcement diameters, number of pins and pin spacing. Type testing is performed pull-out tests with a cylindrical specimen with a diameter of 12 cm. Analysis was performed as a control approach to equalization dimension of bamboo with a diameter 6 mm steel reinforcement and 8 mm, while the number of pins are used with variation of 0 pin, 2 pins, 3 pins and 4 pins. The results of this study indicate that the ratio of the pull-out test specimens of steel reinforcement diameter 6 mm and a pull-out test piece of bamboo with variation of 0,2,3 and 4 respectively of 0.05, 0.55, 1,01 and 1,15, while the ratio of the pull-out specimen diameter 8 mm steel reinforcement and a pull-out test piece of bamboo with a diameter variation of 0,2,3 and 4 respectively of 0.14, 0.48, 0.79 and 0, 96. Based on this ratio can conclude that the bond strenght on iron reinforcement can be equated with bamboo reinforcement equivalent diameter 6 mm of steel reinforcement (BB1) is 3 pins, and for bamboo specimen equivalent diameter 8 mm (BB2) of steel reinforcement is 4 pins. Keywords: Concrete, Srinkage of Bamboo, Pin of Steel, Pull-out Test.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save