Home
Login.
Artikelilmiahs
9228
Update
AROH
NIM
Judul Artikel
Persentase Penyakit Cendawan Pada Tanaman Mentimun Cucumis sativus di Daerah Pertanaman Rakyat Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran dari keluarga labu-labuan (Cucurbitacea), jenis sayuran ini sangat mudah ditemukan hampir di seluruh Indonesia termasuk di Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Seperti halnya tanaman sayuran lain, mentimun merupakan salah satu tanaman sayuran yang rentan terhadap penyakit cendawan sehingga dapat menurunkan produksi mentimun setiap tahunnya. Hingga saat ini berapa besar peran cendawan dalam menimbulkan penyakit pada tanaman mentimun di Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman mentimun, mengetahui penyakit yang paling banyak muncul yang disebabkan oleh cendawan dan mengetahui persentase penyakit yang disebabkan oleh cendawan di daerah pertanaman rakyat Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan ialah survei dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Membuat 5 petak secara diagonal pada tiga lokasi berbeda. Jenis-jenis penyakit yang ditemukan dideskripsikan sesuai dengan tanda dan gejala yang terlihat pada bagian tanaman dengan menggunakan buku Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura, Dasar-dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan dan buku Plant Disease Handbook. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan April-Mei 2014. Hasil penelitian diperoleh 3 jenis penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman mentimun di Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang yaitu penyakit Downy mildew atau embun bulu, antraknosa dan bercak daun. Penyakit yang paling banyak muncul dari ketiga lokasi adalah penyakit Downy mildew atau embun bulu sebesar 331 kali. Persentase penyakit yang disebabkan oleh cendawan dari ketiga lokasi yaitu penyakit Downy mildew atau embun bulu sebesar 88,26 %, selanjutnya penyakit antraknosa sebesar 62,66% dan bercak daun sebesar 55,73%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cucumber is one of vegetables belongs to Cucurbitacea family. It is not difficult to find this vegetable in almost around Indonesia, especially Kebanggan Village, Subdistric of Sumbang, Banyumas Regency. Moreover, as same as other vegetables, cucumber is one of the susceptible vegetable of plant disease that caused by fungi which is decreasing the production of cucumber every year. Today, how big the effect of fungi in influencing the disease to the cucumber at Kebanggan Village, Subdistrict of Sumbang has not been found. The aim of this reserch is to know the variety of plant disease caused by fungi on the cucumber itself, the most appears plant disease which is caused by fungi, and the percentage of plant disease caused by fungi which is found in the field of Kebanggan Village, Subdistric of Sumbang, Banyumas Regency. Survey method and simple random technique are applied as method of analizing data in this research by making five swaths diagonally in three different locations. The plant disease varieties that found in the swaths are described with the appropriate sign and symptoms on the plant which is explained some books: Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura, Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan, and Plant Disease Handbook. This research was conduct in April to May 2014. In addition, the result of this research is three varieties of plant disease, such as Downy Mildew, Antraknosa, and Leaf Spot. The most appears plant disease in those three location is Downy Mildew for 331 times. The percentage of plant disease which is caused by fungi from the located that already mentioned are Downy Mildew 88,26%, Antracnose 62,66%, and Leaf Spot 55,73%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save