Home
Login.
Artikelilmiahs
9086
Update
DWI AGUNG YOGA UTAMA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH BERBAGAI DOSIS PROSTAGLANDIN (PGF2α) DAN GnRH TERHADAP LITTER SIZE DAN LAMA KEBUNTINGAN PADA DOMBA GARUT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis hormon Prostaglandin (PGF2α) dan GnRH terhadap litter size dan lama kebuntingan pada domba garut. Materi yang digunakan adalah 18 ekor domba Garut yang pernah melahirkan, serta 3 ekor domba jantan dewasa yang digunakan sebagai pejantan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dan menggunakan Rancouldgan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dengan enam perlakuan tiga kali ulangan dan setiap ulangan terdiri atas 3 ekor domba. Perlakuan yang diuji adalah pemberian hormon PGF2α 1 ml (P1), 1,5 ml (P2), 2 ml (P3) dan pemberian hormon GnRH 0 ml (G1) dan 1 ml (G2) berisi 300 IU secara intramuscular. Peubah yang diukur adalah Litter size dan Lama bunting. Data di analisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa interaksi antara hormon PGF2α dan GnRH tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap litter size dan lama kebuntingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan litter size adalah 1,8 dan rataan lama bunting adalah 150,27 hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemberian hormon PGF2α dapat menyerentakan birahi dan memperpendek siklus birahi pada domba Garut tapi tidak berpengaruh terhadap litter size dan lama kebuntingan serta pemberian hormon GnRH dengan dosis 300 IU pada domba dapat menghasilkan lama kebuntingan yang relatif sama dan dapat meningkatkan litter size pada domba Garut hingga 60%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of the study was to determine the effect of variuos doses of hormone prostaglandins (PGF2α) and GnRH on litter size and length of pragnancy of Garut sheep. The Materials that were used were 18 Garut sheep, that had ever given birth and 3 adult, male sheep. This research was conducted by experimental method, by using Completely Randomized Design (CRD) factorials pattern, with six treatments three replications and every replication consisted of 3 head of sheep. Tested Treatment were injections hormone PGF2α 1 ml (P1), 1.5 ml (P2), 2 ml (P3) and injections hormone GnRH 0 ml (G1) and 1 ml (G2) containing 300 IU by intramuscular. The observed Variables were recorded i.e. litter size and length of pregnancy. The data were analysed using analysis of variance. The result of analysis showed that the interaction between hormone PGF2α and GnRH was not significant (P>0.05) on litter size and length of pregnancy. The research showed that the average value of litter size was 1.8 and athe verage value of length of pregnancy was 150.27 days. The conclusion of this research is the injection of hormone PGF2α can synchronize estrous cycles and shortening estrous cycles in Garut sheep however it has no affect on the litter size and length of pregnancy and the injection of hormone GnRH with a dose 300 IU on sheep does not effect to length of pregnancy (relatively similar), and increases of litter size in Garut sheep by 60%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save