Home
Login.
Artikelilmiahs
9005
Update
SRI SETYO PANGESTUTI CAHYANINGRUM
NIM
Judul Artikel
PENGGUNAAN CENTERING DATE METHOD (CDM) CATATAN SATU MINGGUAN DALAM EVALUASI MUTU GENETIK SAPI PERAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilaksanakan di BBPTU-HPT Baturraden. Materi penelitian adalah 184 catatan produksi susu laktasi pertama periode pencatatan tahun 2006-2013. Tujuan penelitian adalah 1) mengetahui ketepatan penggunaan CDM dalam penaksiran produksi susu sapi perah pada laktasi pertama menggunakan catatan satu mingguan dibanding harian, dan 2) mengetahui keeratan hubungan peringkat NP individu sapi perah pada evaluasi mutu genetik menggunakan catatan produksi susu satu mingguan dengan harian. Hasil penelitian menunjukkan produksi susu sapi perah laktasi pertama di BBPTU-HPT Baturraden rata-rata 4360,4 ± 937,0 kg dan taksiran CDM 4775,3 ± 960,9 kg, umur 834 ± 91,99 hari (27,81 ± 3,1 bulan) , JHP 291,17 ± 74,31 hari. Produksi taksiran CDM satu mingguan menyimpang 10,20 ± 9,5 di atas produksi harian yang masih dalam kriteria wajar. Nilai koefisien korelasi rank-Spearman antara peringkat NP produksi susu harian dengan taksiran CDM sebesar 0,928 sehingga dapat dinyatakan ada hubungan erat (P<0,01) antara peringkat NP yang ditaksir menggunakan produksi susu harian dengan taksiran CDM satu mingguan. Kesimpulan penelitian adalah 1) penggunaan catatan satu mingguan dalam penaksiran total produksi susu sapi perah berdasarkan metode CDM catatan satu mingguan dibandingkan dengan total produksi susu harian memiliki deviasi yang bernilai positif tetapi masih dalam kisaran normal, dan 2) penaksiran produksi susu dengan menggunakan metode CDM satu mingguan menghasilkan peringkat NP individu yang sama dengan peringkat NP produksi susu harian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted at BBPTU-HPT Baturraden. The research materials were 184 first lactating milk yield records recorded from the year of 2006 to 2013. The purposes of the study were 1) to assess the accuracy of weekly CDM in predicting factual daily milk yield of dairy cows on first lactation, and 2) to determine the relationship between individual Breeding Value (BV) ranking evaluated from weekly CDM records and factual daily yield on the first lactation. The results showed that factual milk yield of first lactation had an average of 4360,4 ± 937,0 kg, average weekly CDM was 4775,3 ± 960,9 kg, average cow age was 834 ± 91,99 days or 27,81 ± 3,1 months, and the average number of days in milk was of 291,17 ± 74,31 days. The devaluation of estimated production by CDM weekly record is 10,20 ± 9,5, and its bigger than dairy production but still proper.The Spearman rank correlation coefficient was 0.928 (P<0.01) which means that there was a close relationship between the individual BV evaluated using factual daily milk yield and using the weekly CDM method. The conclusion of this study is that weekly CDM resulted in slightly positive estimates compared to the factual daily milk yield which is still in a normal range and the individual BV estimated using weekly CDM method produces the same ranking as that of estimated using factual daily milk yield.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save