Home
Login.
Artikelilmiahs
8979
Update
DEWINTA DIAH WISMASARI
NIM
Judul Artikel
TALAK SUAMI YANG SELINGKUH (Studi Terhadap Putusan Pengadilan Agama Purwokerto Nomor 1624/Pdt.G/2011/PA.Pwt.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kesetiaan pasangan suami isteri merupakan salah satu hal yang diatur dalam Pasal 33 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 77 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. Apabila menjalani sebuah pernikahan tanpa didasari kesetiaan maka kehidupan di dalam pernikahan pun menjadi tidak tenang dan diwarnai oleh perselingkuhan yang dapat menghancurkan keutuhan pernikahan itu sendiri. Adapun yang manjadi permasalahan dalam penelitian ini yaitu landasan yuridis pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan cerai talak yang diajukan oleh suami yang berselingkuh yang terjadi di Pengadilan Agama Purwokerto pada Putusan Nomor 1624/Pdt.G/2011/PA.Pwt. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hukum yang dipakai hakim Pengadilan Agama Purwokerto pada Putusan Nomor 1624/Pdt.G/2011/PA.Pwt masih kurang. Hakim dalam putusannya hanya mengacu pada ketentuan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam (KHI) mengenai pertengkaran dan perselisihan yang terus menerus dan tidak adanya harapan akan hidup rukun kembali dalam rumah tangga dengan meninggalkan ketentuan Pasal 33 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo. Pasal 77 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam mengenai kewajiban suami isteri yang salah satunya adalah mengatur kewajiban untuk setia diantara pasangan suami isteri. Selain itu hakim dalam perkara ini juga kurang cermat dalam menerapkan Pasal 149 Kompilasi Hukum Islam tentang hak-hak isteri yang ditalak oleh suami. Kata kunci : talak, selingkuh
Abtrak (Bhs. Inggris)
A couple of husband and wife’s loyalty is arranged in Clause 33 A General Description of Marriage Law In Conjunction with Clause 77 paragraph (2) Compilation of Islamic Law. When marriage runs without loyalty it will uncomposure and cheating issue between them that will ruin that marriage it self. And a problem in this study is judicial base of Judge’s law onsideration in grant of cheated husband’s divorce in Religious Court Decision of Purwokerto Number 1624/Pdt.G/2011/PA.Pwt. to achieve this goal then penelation performed using normative judicial with judicial approach. The result of this study stated that, judicial base of Judge’s law onsideration in Religious Court Decision of Purwokerto Number 1624/Pdt.G/2011/PA.Pwt. is still not enough. In this decision, judge just guided by Clause 19 point (f) Government Regulation Number 9 Of 1975 In Conjunction with Clause 116 point (f) Compilation of Islamic Law about quarrel and disagreement continually and there’s no hope it will be back harmonious in marriage and left Clause 33 A General Description of Marriage Law In Conjunction with Clause 77 paragraph (2) Compilation of Islamic Law about obligations of husband and wife and one of them is about loyalty obligation between husband and wife. Beside that in this case Judge is not thorough in applied Clause 149 Compilation of Islamic Law about divorce wife’s rights. Keyword : divorce, adulter
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save