Home
Login.
Artikelilmiahs
8936
Update
DINI PRATIWI NOPAYANTI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH METODE RONTOK BULU PAKSA TERHADAP BOBOT BADAN DAN KONVERSI PAKAN PADA AYAM NIAGA PETELUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rontok bulu paksa terhadap konversi pakan dan bobot badan pada ayam niaga petelur dengan menggunakan tiga metode rontok bulu. Materi penelitian yang digunakan adalah 72 ekor ayam niaga petelur tipe medium (strain lohman) umur 96 minggu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah R0 : Kontrol, R1 : Rontok bulu paksa dengan metode California Force Moulting Program, R2 : Rontok bulu paksa dengan metode Washington Force Moulting Program, R3 : Rontok bulu paksa dengan metode Convensional Force Moulting Program. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa metode rontok bulu paksa memberikan pengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap bobot badan dan konversi pakan. Analisis kemudian dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur. Hasil uji BNJ (Beda Nyata Jujur) menunjukan bahwa bobot badan pemeliharaan 60 hari pada perlakuan R1 : 1.707,05±48,39 g lebih kecil dibandingkan perlakuan R0 : 1.811,11±20,47 g, R2 : 1.754,89±57,37 g, R3 : 1.743,88±27,96 g, bobot badan pemeliharaan 90 hari pada perlakuan R1 : 1.868,77±16,48 g lebih besar dibandingkan perlakuan R0 :1.814,83±15,80 g, R2 : 1.827,05±32,78 g, R3 : 1.812,56±13,13 g, sedangkan konversi pakan pada perlakuan R1 : 2,29±0,17 lebih rendah dibandingkan perlakuan R0 : 3,47±0,42, R2 : 2,78±0,254, R3 : 3,15±0,61. Kesimpulan penelitian ini bahwa program rontok bulu paksa pada ayam niaga petelur umur 96 minggu dapat menurunkan bobot badan dan menghasilkan konversi pakan yang lebih rendah dibandingkan kontrol dan rontok bulu paksa dengan metode California Force Moulting Program menampilkan nilai konversi pakan dan bobot badan yang baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research was to determine the effect of force moulting on body weight and feed conversion in commercial laying hen with use three force moulting methods. The materials research used were 72 medium type of commercial laying hen, strain Lohman, aged 96 week old. hens The methods of this research were experimental methods and used completely randomized design (RAL). The treatments of this research used were R0 : control, R1 : Force moulting methods with California Force Moulting Program, R2 : Force moulting methods with Washington Force Moulting Program, R3 : Force moulting methods with Convensional Force Moulting Program. The data obtained were analysed using analysis of variance (anova). The result analysis of variance (anova) showed that the application force moulting methods high significantly (P>0.01) in body weight and feed conversion ratio. Its had been followed by BNJ test. The The result BNJ test showed that the weight body of maintenance 60 days in treatments R1 : 1.707,05±48,39 g smaller than R0 : 1.811,11±20,47 g, R2 : 1.754,89±57,37 g, R3 : 1.743,88±27,96 g, the weight body of maintenance 90 days in treatments R1 : 1.868,77±16,48 g larger than R0 : 1.814,83±15,80 g, R2 : 1.827,05±32,78 g, R3 : 1.812,56±13,13 g, the while feed conversion in treatments R1 : 2,29±0,17 lower than R0 : 3,47±0,42, R2 : 2,78±0,254, R3 : 3,15±0,61. The Conclusion of this research is force moulting program in commercial laying hen aged 96 week old can decrease weight body and feed conversion resulted of lower than control and California Force Moulting Program showed weight body and the excellent feed conversion
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save