Home
Login.
Artikelilmiahs
8898
Update
ETIKA HAMARAWATI
NIM
Judul Artikel
Kajian Aplikasi BIO P60 dalam Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang (Sclerotium rolfsii Sacc.) pada Bibit Buah Naga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan BIO P60 dalam pengendalian jamur Sclerotium rolfsii pada bibit buah naga, mengetahui cara yang paling tepat dalam mengaplikasikan BIO P60 pada pembibitan buah naga, serta mengetahui pengaruh aplikasi BIO P60 terhadap pertumbuhan bibit tanaman buah naga. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2013 hingga bulan April 2014 di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian UNSOED dan di lahan perkebunan buah naga milik Agrowisata Kusumo Wanadri yang berada di Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang dicoba meliputi: kontrol, direndam larutan BIO P60 selama 10 menit, disiram larutan BIO P60 sebanyak 6 kali selama 30 hari setelah tanam, direndam larutan BIO P60 selama 10 menit serta dengan penyiraman larutan BIO P60 sebanyak 6 kali selama 30 hari setelah tanam, direndam dengan larutan fungisida benomil serta dengan penyiraman larutan fungisida sebanyak 6 kali selama 30 hari setelah tanam. Variabel yang diamati meliputi masa inkubasi, intensitas penyakit, kejadian penyakit, populasi akhir sklerotium, selisih bobot tanaman segar, panjang akar, jumlah tunas, panjang tunas dan kandungan senyawa fenol secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIO P60 baik dalam aplikasi perendaman, penyiraman maupun kombinasi keduanya, mampu mengendalikan penyakit busuk pangkal batang yaitu menurunkan intensitas penyakit 60,00 – 66,65%, dan mampu menurunkan populasi akhir sklerotium hingga 77,20% dibandingkan dengan kontrol dan mampu meningkatkan senyawa fenol tanaman. Penggunaan BIO P60 juga menunjukkan pengaruh terhadap komponen pertumbuhan, yaitu meningkatkan bobot tanaman segar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aim of this research was to know the effectivity of BIO P60 in controlling Sclerotium rolfsii, the most appropriate way to apply the BIO P60, and the effect of the application on dragon fruit seedling growth. This research was carried out from December 2013 up to April 2014 at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and the dragon fruit plantation of Agrowisata Kusumo Wanadri at Glagah Village, Temon Subdistrict, Kulon Progo Regency. Randomized Block Design was used with five treatments and six replicates. The treatments tested included: control, soaked in BIO P60 solution for 10 minutes, pouring the BIO P60 solution for 6 times during the 30 days after planting, soaked in BIO P60 solution for 10 minutes and pouring the solution of BIO P60 for 6 times during the 30 days after planting, and soaked in benomyl, and pouring the fungicide for 6 times during the 30 days after planting. Variables observed were incubation period, disease intencity, disease incidence, the late population of sclerotium, the difference in plant fresh weight, the longest root length, number of shoots, the shoot length, and qualitatively phenolic compound contents. Result of the research showed that BIO P60 either pouring, soaking, or both combination application could suppress the disease by decreasing the disease as 60,00 up to 66.65%, and the population of sclerotium up to 77,20% compared to control, and increase phenolic compounds of the plant. The treatment also effected the growth component by increasing the plant fresh weight.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save