Home
Login.
Artikelilmiahs
8889
Update
RESSA WINDRA YUDIANA
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK GELOMBANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERUBAHAN LUAS GARIS PANTAI TIMUR PANGANDARAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Karakteristik Gelombang dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Luas Garis Pantai Timur Pangandaran”. Tujuan penelitian adalah mengetahui perubahan garis pantai dan perubahan luas abrasi serta pengaruh dari karakteristik gelombang terhadap perubahan garis pantai. Metode yang digunakan adalah membandingkan ketiga citra multi temporal tahun 1994, 2004, dan 2012. Data yang digunakan adalah data angin dan gelombang dari BMKG Cilacap. Data penginderaan jauh menggunakan Landsat 7 ETM+ yang kemudian akan diolah kedalam software Arc View 3.3. Pantai Timur Pangandaran mengalami perubahan garis pantai dari tahun 1994-2004 dan tahun 2004-2012. Perubahan yang terjadi merupakan penambahan dan pengurangan luas pantai atau yang disebut dengan abrasi dan akresi. Hasil tahun 1994 hingga tahun 2001 mengalami abrasi atau pengurangan luas pantai sebesar 86784,19 m2, sedangkan tahun 2001 hingga tahun 2012 menunjukan adanya akresi atau penambahan luas pantai sebesar 83877,20 m2. Abrasi yang terjadi diduga karena adanya energi gelombang yang secara berkelanjutan menghantam daerah pesisir pantai yang menyebabkan menjoroknya garis pantai ke darat sehingga mengakibatkan mundurnya garis pantai. Energi gelombang yang paling besar terjadi pada saat musim timur yaitu pada bulan Juli. Rata-rata ketinggian gelombang pada musim timur adalah 0,7 m dengan amplitudo 0,35 dan mampu menghasilkan energi sebesar 618,26 joule.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study entitled "Wave Characteristics and Its Influence on the Change of Abrasion Area in East Coast of Pangandaran". The purpose of this study was to determine change of the shoreline and change of abrasion area and also to determine the effect of characteristics of the waves on abrasion area. The method used was comparison of three multi-temporal imagery from three different years i.e. 1994, 2004 and 2012. The data used were the wind and the waves data which collected from BMKG Cilacap. Remote sensing data were using Landsat 7 ETM + which will be analysed using software Arc View 3.3.. East Coast Pangandaran coastline have changed from 1994-2004 and from 2004-2012. The changes include addition and subtraction of beach width or called as abrasion and accretion. Data from 1994 to 2001 revealed the occurance of abration or land reduction (86784.19 m2), whereas data from 2001 to 2012 showed the presence of accretion or land addition ( 83877.20 m2). The abrasion occurred due to the continuous wave energy which hit coastal areas. The highest wave energy occurs during east monsoon occurred in July. The average of wave height in the east season was 0.7 m with amplitudes 12:35 and able to produce energy approximately 618.26 joules.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save