Home
Login.
Artikelilmiahs
8888
Update
WACHYU PRILIANDI
NIM
Judul Artikel
POLA DISTRIBUSI VERTIKAL DAN HORIZONTAL SUHU, SALINITAS, DAN DENSITAS DI PERAIRAN SELAT BALI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perairan Selat Bali mendapat dua sumber interusi massa air. Masukan massa air selat bagian utara diduga berasal dari Laut Jawa dan Selat Makassar, sedangkan bagian selatan adalah massa air dari Samudera Hindia. Pola distribusi massa air sangat dipengaruhi oleh bentuk topografi Selat Bali bagian utara yang sempit dan dangkal, sedangkan bagian selatan lebih lebar dan dalam. Pengukuran suhu, salinitas, dan densitas dilakukan pada Bulan April dan Bulan Mei 2013 menggunakan CTD tipe Valeport Midas Plus. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan meridional suhu pada kedalaman yang bersesuaian lebih dingin bagian utara, sedangkan salinitas bagian utara selat lebih tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa densitas bagian utara lebih tinggi daripada bagian selatan. . Perbedaan massa air ini menunjukkan dua sumber massa air yang berbeda. Hal ini diperkuat oleh profil diagram T-S yang menunjukkan perbedaan densitas antara massa air selat bagian utara dan bagian selatan. Sebaran vertikal secara zonal di bagian selatan selat menunjukkan bahwa massa air dengan densitas tinggi masuk melalui bagian tengah selat di kedalaman 60-100 m, yang merupakan interusi dari Samudera Hindia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bali Strait Waters had two sources of water mass input. Northern strait inlet water mass to be assumed from Java Sea and Makassar Strait, and the southern part originated from the Indian Ocean. The water mass distribution pattern was influenced by Bali’s Strait topography that are shallow and narrow in the northern part, while in the southern part are wide and deep. Temperature, salinity, and density data were observed in April and May 2013 using a Valeport Midas Plus CTD-type. The research result determined that meridional comparison of temperature at the same depth was cooler in the northern part, while the salinity in the northern was higher than the southern part. It could be determined that the density in the northern was higher than the southern part. The water mass difference showed two different water mass sources. Furthermore, the TS diagram profile also revealed the differences of water mass density in the northern and southern part. Vertical distribution in the southern strait indicated high density water masses enter the middle of the strait at a depth of 60-100 m, as an intrusion of the Indian Ocean.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save